Perkuat Ekonomi, Pemprov Riau Dorong Hilirisasi Kelapa
Rabu, 04-11-2026 - 16:36:29 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong pengembangan hilirisasi kelapa sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir yang bekerja di sektor perkebunan kelapa.


Hal tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Helmi D dalam kegiatan The 3rd Bedelau, yang diselenggarakan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Riau dengan tema “Potensi Hilirisasi Kelapa bagi Perekonomian Riau Makin Beragam” di Kantor Perwakilan BI Riau, Rabu (4/11/26).


Dikatakannya, Riau merupakan salah satu sentra utama produksi kelapa di Indonesia dengan kontribusi mencapai 14,45 persen terhadap produksi nasional. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, luas areal perkebunan kelapa di Riau mencapai 440,08 ribu hektare dengan produksi sebesar 411,28 ribu ton.


“Artinya, ketika kita berbicara tentang hilirisasi kelapa, kita juga sedang berbicara tentang ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bekerja dan menggantungkan penghidupannya pada komoditas kelapa,” ujar Helmi.


Ia menegaskan, pengembangan sektor kelapa tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus memberikan nilai tambah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Helmi menjelaskan, Riau sebenarnya telah memiliki basis industri pengolahan kelapa yang menghasilkan berbagai produk, mulai dari minyak kelapa, santan, hingga beragam produk turunan lainnya.


Dilanjutkannya, keberadaan industri tersebut dinilai masih perlu dikembangkan agar potensi ekonomi yang dihasilkan dapat dinikmati secara lebih optimal oleh masyarakat, terutama para petani kelapa. Di sisi lain, Pemprov Riau memahami bahwa pengembangan perkebunan dan industri kelapa masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan secara bersama-sama.


Helmi sampaikan, salah satu tantangan tersebut adalah kondisi tanaman kelapa banyak yang sudah tua dan rusak sehingga berdampak terhadap produktivitas perkebunan. Sementara itu, dari sisi hilir, petani dan pelaku usaha masih menghadapi fluktuasi harga, keterbatasan akses pasar, serta kendala pembiayaan.


“Kita harus memastikan kebun tetap produktif, tata air berjalan dengan baik, petani terlindungi, dan pasar yang jelas,” tegas Helmi.


Menurutnya, berbagai aspek tersebut perlu menjadi perhatian agar pengembangan komoditas kelapa dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Ia berharap kajian yang dibahas dalam kegiatan The 3rd Bedelau dapat menjadi pijakan bagi seluruh pemangku kepentingan yang hadir dalam merumuskan langkah strategis pengembangan hilirisasi kelapa di Riau.


Pemprov Riau berharap hasil kajian dan diseminasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat, khususnya petani kelapa. Sehingga, potensi besar komoditas kelapa dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. (rls/pri)






 
Berita Lainnya :
  • Perkuat Ekonomi, Pemprov Riau Dorong Hilirisasi Kelapa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil DJP Riau Kembali Gelar LCTP 2026 13 Sekolah Terbaik Siap Bertanding di Grand Final
    02 Perkuat Ekonomi, Pemprov Riau Dorong Hilirisasi Kelapa
    03 Matangkan Musorprovlub KONI Riau Gelar Rakorsul, Penjaringan Calon Ketua Dimulai dari Awal
    04 BRI Region 2 Pekanbaru Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Dengan Media
    05 Menyemai Cahaya Belajar di Pelosok Riau: Ketika Anak Muda Memilih Menyalakan Harapan
    06 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tanam 500 Mangrove, Perkuat Penanggulangan Abrasi di Kelurahan Mundam
    07 PGN Area Pekanbaru Dekat dengan Pelanggan, Bangun Budaya Keselamatan Gas Bumi di Perawang
    08 Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen, Kampar Tertinggi dan Pekanbaru Terendah
    09 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    10 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    11 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    12 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    13 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    14 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    15 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    16 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    17 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    18 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    19 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    20 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    21 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    22 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau