Tumbuh 28,97 Persen, Hingga September 2026 Penerimaan Pajak Kanwil DJP Riau Capai Rp13,23 Triliun
Selasa, 27-10-2026 - 13:41:41 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU -- Kinerja penerimaan pajak di Provinsi Riau mencatatkan tren positif.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau, YFR Hermiyana, dalam keterangan resminya mengungkapkan sampai dengan 30 September 2026 penerimaan negara dari sektor perpajakan berhasil mencapai Rp13,23 triliun (neto).


“Penerimaan neto sampai 30 September 2026 sebesar Rp13,23 triliun, terealisasi 64,99 persen dari target yang ditetapkan dalam KEP-151/PJ/2026 sebesar Rp20,35 triliun. Secara bruto, penerimaan terkumpul Rp15,92 triliun atau tumbuh 6,71 persen. Kinerja neto ini tumbuh sangat positif sebesar 28,97 persen dibanding periode yang sama tahun 2025,” ujar YFR Hermiyana, Senin (26/10/2026).


Menurutnya, Kelompok Pajak Penghasilan (PPh) menjadi motor pertumbuhan, terutama PPh Badan yang melonjak tajam.


“PPh Badan mengalami peningkatan tajam sebesar 126,80 persen dengan realisasi Rp3.559,42 miliar. PPh Badan menjadi pengungkit utama dengan menyumbang 26,91 persen dari total penerimaan, ditopang setoran masa PPh Pasal 25/29 Badan serta tindak lanjut pengawasan kepatuhan material sektor basis,” jelasnya.


Selain itu, PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 juga mencatatkan kinerja solid. “Kelompok ini tumbuh 41,82 persen atau Rp402,84 miliar, didorong PPh Pasal 21 sebesar Rp1.090 miliar yang tumbuh 46,72 persen. Ini mengindikasikan perbaikan likuiditas penggajian dan penyerapan tenaga kerja regional. Sementara PPh Final, Pasal 22, dan Pasal 26 turut tumbuh 6,56 persen atau Rp902,26 miliar,” tambahnya.


Untuk PPN dan PPnBM, YFR menyebut kontribusinya masih yang terbesar. “Kelompok PPN dan PPnBM menjadi kontributor terbesar dengan porsi 52,31 persen, mengumpulkan Rp6.918,93 miliar atau tumbuh 18,19 persen. Peningkatan didorong PPN Dalam Negeri yang tumbuh 20,41 persen menjadi Rp6,40 triliun, mencerminkan kuatnya aktivitas industri pengolahan dan perputaran rantai pasok domestik di Riau,” paparnya.


Dari sisi sektoral, Perdagangan Besar masih dominan, namun Industri Pengolahan mencatat lompatan tertinggi.


“Sektor Perdagangan Besar tetap kontributor terbesar 29,81 persen dengan pertumbuhan 11,42 persen atau Rp404,09 miliar. Sedangkan Industri Pengolahan mencatatkan lompatan pertumbuhan tertinggi 104,97 persen atau Rp1,68 triliun dan menyumbang 56,4 persen dari total tambahan penerimaan Kanwil. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh stabil 18,45 persen atau Rp374,22 miliar, serta Konstruksi dan Real Estate tumbuh 27,27 persen atau Rp117,38 miliar,” ungkapnya.


Di sisi lain, Kelompok Pajak Lainnya mengalami kontraksi. “Kelompok ini terkontraksi -53,08 persen atau Rp478,96 miliar, terutama dipengaruhi aktivitas Pemindahbukuan (PBK) saldo Deposit Pajak yang terpakai sebesar -Rp514,23 miliar, serta penurunan PBB P5L sebesar -Rp41,57 miliar atau -27,56 persen, khususnya PBB Perkebunan -Rp51,79 miliar akibat penertiban lahan oleh Satgas PKH,” jelasnya.


Terkait kepatuhan, YFR menyampaikan capaian yang cukup tinggi. “Realisasi penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 yang dilaporkan pada 2026 telah mencapai 402.815 SPT dari target 441.879 SPT, atau rasio kepatuhan sebesar 88,66 persen,” katanya.


Untuk sisa target tahun ini, pihaknya telah menyiapkan strategi.


“Untuk mengamankan sisa target 35,01 persen atau sekitar Rp7,12 triliun hingga akhir tahun, kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder seperti pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi, lembaga, asosiasi, serta yang paling utama adalah Wajib Pajak sebagai mitra kerja strategis guna mengoptimalkan penerimaan negara demi mendukung pembangunan nasional,” tutupnya.(rls/pri) 





 
Berita Lainnya :
  • Tumbuh 28,97 Persen, Hingga September 2026 Penerimaan Pajak Kanwil DJP Riau Capai Rp13,23 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
    02 Tumbuh 28,97 Persen, Hingga September 2026 Penerimaan Pajak Kanwil DJP Riau Capai Rp13,23 Triliun
    03 BRK Syariah Dukung Hutan.ID Fest 2026, Fasilitasi Promosi UMKM Nasabah
    04 DJPb Catat Transfer ke Daerah Riau Turun, DBH Merosot 57,62 Persen
    05 BRK Syariah Salurkan Bantuan CWLD kepada Yayasan Al-Ihsan Riau
    06 Jembatan Rumbio hingga Candi Muara Takus Jadi Perhatian Pemprov Riau
    07 BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
    08 Pemprov Riau Minta PLN Perkuat Penerangan Jalan dan Fasilitas Kendaraan Listrik
    09 APBDP Riau 2026 Mulai Bisa Dijalankan, Target Realisasi 90%
    10 Hasil Seleksi Calon Pimpinan Baznas Riau Diumumkan, 10 Nama Diserahkan ke Gubernur
    11 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai
    12 Riau Posisi Tertinggi Program Imunisasi Nasional, SF Hariyanto Pastikan Komitmen Cegah Stunting
    13 BRK Syariah Gandeng KPJ Batu Pahat, Nasabah Prioritas Dapat Edukasi Kesehatan
    14 Bendung Dampak Kabut Asap Pemprov Riau Sudah Bagikan 200 Ribu Masker
    15 Nurdin Basirun Apresiasi Inovasi BRK Syariah, Kian Dekat dengan Masyarakat Kepri
    16 PSPS Pekanbaru Menang 3-2 Akhyar Ilyas Apresiasi Kedisiplinan Para Pemain
    17 KPJ Batu Pahat Tawarkan Diskon 15 Persen bagi Nasabah BRK Syariah
    18 Penanganan Karhutla Maksimal, Riau Dikeluarkan dari Daftar 6 Provinsi Prioritas Nasional
    19 Peringati Sumpah Pemuda, Disdik Riau Gelar Gotong Royong Massal di Sekolah
    20 Presiden Prabowo Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga Seluruh Daerah
    21 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Silver Award dan Special Award di Taiwan Innotech Expo 2026
    22 CAFEO ke-44 di Bandung, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau