PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja
Senin, 14-09-2026 - 10:55:42 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, JAMBI - Menjaga kesehatan pekerja tidak cukup hanya dilakukan ketika gangguan kesehatan muncul. Kesadaran untuk bergerak aktif, mengelola berat badan, serta menerapkan pola makan yang tepat perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Semangat inilah yang menjadi landasan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 menggelar program “Zona 1 Shape Up 2026”.


Program kebugaran tersebut resmi dimulai melalui kegiatan Kick Off Zona 1 Shape Up 2026 yang dirangkaikan dengan Health Talk interaktif bersama praktisi kesehatan dan kebugaran Ade Rai, di Gedung Serbaguna Field Jambi, Kamis (10/9/26).


Kegiatan yang diselenggarakan HSSE PHR Zona 1 ini diikuti pekerja dan mitra kerja. Selain memberikan edukasi mengenai kebugaran, olahraga teratur, dan pengelolaan nutrisi, kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong pekerja mengambil peran lebih aktif dalam menjaga kondisi fisiknya.


Dalam pemaparannya, Ade Rai mengatakan menjaga kesehatan pada dasarnya dimulai dari keputusan dan kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Tubuh yang sehat dan bugar tidak hanya dibentuk melalui olahraga, tetapi merupakan hasil dari keseimbangan antara pola makan, aktivitas fisik, pengelolaan napas dan pikiran, serta kualitas istirahat.


“Kita perlu menyadari bahwa kesehatan bukan sesuatu yang datang tiba-tiba, tetapi dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang kita lakukan secara konsisten setiap hari,” ujarnya.


Ia menjelaskan, aktivitas fisik perlu menjadi bagian dari rutinitas, termasuk melalui gerakan sederhana yang dapat dilakukan di tengah kesibukan bekerja. Latihan beban juga penting untuk menjaga massa dan kekuatan otot, sementara aktivitas seperti berjalan setelah makan dapat menjadi langkah sederhana untuk membuat tubuh lebih aktif.


“Otot adalah bagian penting dari tubuh yang perlu terus digunakan. Prinsipnya sederhana, use it or lose it. Jadi tidak harus selalu latihan dengan fasilitas khusus, kita bisa memanfaatkan berat badan sendiri dan meluangkan waktu beberapa menit setiap hari,” kata Ade Rai.


Lebih jauh, Ade Rai mendorong para pekerja untuk tidak menunggu munculnya masalah kesehatan sebelum mulai melakukan perubahan. Ia menekankan pentingnya evaluasi kondisi tubuh secara berkala dan membangun pola hidup yang lebih sadar terhadap kebutuhan tubuh. “Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Yang penting adalah mengambil keputusan hari ini yang membawa kita lebih dekat kepada kondisi sehat dan bahagia,” tuturnya.


General Manager PHR Zona 1, Muhammad Luthfi Ferdiansyah mengatakan, kesehatan pekerja merupakan bagian penting dari keberlanjutan operasional perusahaan. Menurutnya, lingkungan kerja yang aman dan produktif perlu ditopang pekerja yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan dan kebugaran dirinya.


“Kami ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga merupakan investasi setiap individu. Melalui Zona 1 Shape Up, kami mendorong pekerja dan mitra kerja untuk menjadikan aktivitas fisik, pola makan yang baik, dan pengelolaan berat badan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ujar GM PHR Zona 1.


Ia menambahkan, upaya menjaga kebugaran memiliki keterkaitan erat dengan kesiapan pekerja dalam menjalankan aktivitas operasional. Karena itu, program kesehatan di lingkungan kerja tidak hanya diarahkan pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pada upaya membangun perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.


“Kami berharap program ini tidak berhenti pada kegiatan kick off atau sekadar mengikuti rangkaian program, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan perilaku. Pekerja yang sehat dan bugar akan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjalankan aktivitasnya, sekaligus mendukung produktivitas dan budaya keselamatan yang terus kami bangun,” kata Luthfi.


*Dari Health Talk ke Perubahan Kebiasaan*


Hadirnya Ade Rai dalam Kick Off Zona 1 Shape Up 2026 memberikan perspektif praktis kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup. Materi disampaikan secara interaktif, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat berdiskusi langsung mengenai olahraga, nutrisi, kebugaran, dan pengelolaan berat badan.


Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab bersama pekerja. Interaksi dua arah ini menjadi salah satu bagian penting dalam kick off, karena peserta dapat mengaitkan pengetahuan mengenai kesehatan dengan kebiasaan dan aktivitas sehari-hari.


Program Zona 1 Shape Up 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya PHR Zona 1 dalam meningkatkan kepedulian pekerja terhadap kesehatan fisik sekaligus menurunkan risiko gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pola hidup kurang aktif, pola makan tidak seimbang, dan berat badan yang tidak terkelola.


Bagi perusahaan dengan aktivitas operasional yang membutuhkan kesiapan fisik dan konsentrasi pekerja, menjaga kebugaran memiliki dimensi yang lebih luas. Kesehatan personal menjadi salah satu fondasi yang mendukung kesiapan pekerja dalam menjalankan tugas secara aman, efektif, dan berkelanjutan.


Selain Health Talk, rangkaian kegiatan kick off juga diisi dengan general check up yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi, kegiatan turut dilengkapi photobooth dan doorprize.


Melalui Zona 1 Shape Up 2026, PHR Zona 1 mendorong terbentuknya lingkungan kerja yang tidak hanya mengutamakan keselamatan dalam menjalankan operasi, tetapi juga menempatkan kesehatan dan kebugaran pekerja sebagai bagian dari investasi jangka panjang perusahaan. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
    02 Harumkan Nama Riau di Tingkat Nasional, SKO Riau Ukir Sederet Prestasi
    03 PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja
    04 Bedelau Langsung BRK Syariah, Siswanto Bawa Pulang Honda ADV 160
    05 Radio Masih Ada: Bertahan, Beradaptasi, dan Tetap Dibutuhkan di Era Digital
    06 Yang Mati Bukan Radionya, Yang Mati Caranya (Sebuah Jawaban Atas Opini Radio Perlahan Jadi Kenangan)
    07 BRK Syariah Telah Salurkan 11.000 Rumah Subsidi di Riau dan Kepulauan Riau
    08 National Open PWI Pekanbaru Digelar, 30 Pebiliar Unjuk Kebolehan
    09 Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang
    10 Pemko Dumai Gandeng BRK Syariah Siapkan Hunian Layak bagi ASN dan PPPK
    11 Dari Sungai Pakning ke Pune India: Pertamina Patra Perkenalkan Tata Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan
    12 Mengurai Kabut Meretas Bara, Satpol PP Riau Berjuang di Hutan Dayun Siak
    13 PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia
    14 PSPS Pekanbaru Tantang PSIS, Plt Gubri SF Hariyanto Direncanakan Beri Dukungan Langsung Hadir di Jatidiri
    15 Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Risiko Global
    16 Kwalitas Udara Kategori Tidak Sehat, Warga Pekanbaru Diimbau Pakai Masker Saat Kabut Asap
    17 Hadiri Pembukaan SNA XXIX, BRK Syariah Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan dan Dunia Akuntansi
    18 Plt Gubri Minta Transparansi Penghitungan Pajak PI 10 Persen WK Rokan
    19 Plt Gubri Minta Bupati-Wali Kota Bantu Tertibkan Kendaraan Perusahaan yang Beroperasi di Riau
    20 Plt Gubri Apresiasi PAD Riau Capai Rp2,96 Triliun, Dan Sebut Ruang Penerimaan Masih Terbuka
    21 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
    22 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Kembali Normal, Tiga Pesawat Lepas Landas Pagi Ini
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau