SF Hariyanto Minta Dunia Usaha Fasilitasi Kemitraan UMKM dan Disabilitas
Jumat, 14-08-2026 - 16:31:34 WIB
BHARABAS MEDIA, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memberdayakan penyandang disabilitas melalui fasilitasi kemitraan usaha, inkubasi, dan sertifikasi legalitas di Pekanbaru pada Jumat (14/8/2026). Langkah strategis yang disampaikan dalam acara Riau Investment Award & Riau Investment Forum ini bertujuan menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa pembukaan akses kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM merupakan kunci utama agar dampak investasi dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Ia meminta pelaku usaha besar membuka akses pasar serta menyerap produk lokal ke dalam rantai pasok industri.
"Kalau ada kebutuhan perusahaan yang dapat dipenuhi oleh UMKM daerah, beri mereka kesempatan. Buka akses pasarnya, bangun kemitraannya, berikan ruang agar UMKM kita bisa masuk ke dalam rantai usaha yang lebih besar,” ujarnya.
Selain UMKM umum, Pemprov Riau memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha dan pekerja dari kelompok penyandang disabilitas. Pemprov Riau bekerja sama dengan dunia usaha untuk menjalankan program pembinaan, pendampingan teknis, serta inkubasi agar kelompok rentan tersebut mandiri secara ekonomi.
"Dukungan teknis juga mencakup pembenahan standar dapur produksi guna menjamin keamanan serta mutu pangan produk UMKM disabilitas. Legalitas merek, hak cipta, dan kekayaan intelektualnya kita fasilitasi, agar produk yang dihasilkan memiliki perlindungan hukum dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” jelas SF Hariyanto.
Sebagai wadah pemandirian ekonomi, Pemprov Riau telah membentuk koperasi disabilitas yang kini beranggotakan sekitar 300 orang. Koperasi tersebut berfungsi menghimpun anggota, menyelenggarakan pelatihan keterampilan, serta mengelola pemasaran produk secara terpadu.
SF Hariyanto mengajak seluruh perusahaan yang hadir dalam forum investasi untuk aktif menjadi mitra serta memberikan kesempatan kerja yang setara. “Buka akses pasarnya, bantu pengembangan produknya, dan berikan kesempatan kerja sesuai kemampuan mereka,” ajaknya. (rls/pri)
Komentar Anda :