PHE: Pemboran Masif dan Kolaborasi Teknologi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Minggu, 09-08-2026 - 17:10:17 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, BALI -- Indonesia telah menetapkan arah kebijakan strategis untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga komitmen rendah karbon di masa depan. Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), dipercaya untuk merealisasikan target tersebut melalui peningkatan kegiatan operasional secara masif di lapangan.


Saat membuka gelaran SPE/IADC Asia Pacific Drilling Technology Conference and Exhibition 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 5-6 Agustus 2026, Wakil Direktur Utama PHE, Virano Nasution, mengaskan bahwa setiap prioritas pemenuhan energi nasional dimulai dari ketersediaan sumur pemboran, yang mencakup upaya menahan laju penurunan produksi alami di lapangan-lapangan mature, membuka potensi sumber daya baru di kawasan Indonesia Timur hingga mengoptimalkan potensi gas bumi yang melimpah. "Energi di Indonesia bukan sekadar teori abstrak, melainkan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup lebih dari 280 juta orang yang tersebar di 17.000 pulau," ujarnya.


Guna mendukung agenda tersebut, ungkap Virano, PHE aktif menjalankan program pengeboran masif dengan laju tertinggi dalam beberapa dekade terakhir melalui penggerakan ratusan sumur pengembangan, pekerjaan workover sumur, dan komitmen eksplorasi di seluruh wilayah kerja di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore), mulai dari Blok Rokan dan Sumatra Selatan hingga Kalimantan dan wilayah Indonesia Timur.


Mengusung tema "Transforming drilling and wells for an efficient and intelligent energy future", perhelatan SPE/IADC Asia Pacific Drilling Technology Conference and Exhibition 2026 dihadiri secara langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster; Deputi Eksploitasi SKK Migas, Surya Widyantoro; jajaran pimpinan PT Pertamina (Persero) serta PT Pertamina Hulu Energi (PHE); pimpinan Society of Petroleum Engineers (SPE) dan International Association of Drilling Contractors (IADC); para duta besar negara sahabat; serta ratusan delegasi industri energi mancanegara.



???Lebih lanjut, Virano mengatakan, sumur-sumur migas masa depan di kawasan Asia Pasifik memiliki karakter yang semakin kompleks, bersuhu dan bertekanan lebih tinggi, serta berada di lokasi yang semakin terpencil, sehingga menuntut teknologi terbaik, armada rig dan kru yang andal, dukungan riset akademis, serta kerangka regulasi yang ramah investasi. "Industri hulu migas Indonesia membutuhkan talenta, transfer teknologi dalam bidang eksplorasi, pemboran pengembangan, Enhanced Oil Recovery (EOR), serta Carbon Capture and Storage (CCS)," papar Virano.


?Secara khusus, Virano memberikan apresiasi serta dorongan kepada para insinyur dan profesional muda di sektor energi dengan mematahkan anggapan bahwa profesi pengeboran adalah industri masa lalu. Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan energi regional, pembangunan sumur panas bumi untuk transisi energi, hingga penyediaan lokasi penyimpanan karbon tidak akan pernah terwujud tanpa kontribusi dari para insinyur pemboran, ahli geologi, dan geofisikawan berkaliber tinggi, karena pekerjaan ini merupakan bagian dari tugas monumental pembangunan bangsa.  (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • PHE: Pemboran Masif dan Kolaborasi Teknologi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 HUT RI ke-81, PGN Gelar Aksi Donor Darah, Lebihi Target 96 Kantong Darah Terkumpul
    02 SKO Riau Borong Prestasi Dalan Kejurnas Bola Tangan 2026 Di Surabaya
    03 PHE: Pemboran Masif dan Kolaborasi Teknologi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
    04 Terbaik dalam Pembangunan, Lima Daerah Ini dapat Penghargaan Dari Plt Gubri SF Hariyanto
    05 HUT ke-69 Riau, Plt Gubri: Yang Belum Optimal, Kita Benahi..
    06 Rangkaian Road To Hari Indonesia Menabung 2026, OJK Riau Edukasi 350 Siswa Sekolah Rakyat Di Pekanbaru Dan Rokan Hilir
    07 ASN P3K Kementerian Sosial di Bengkalis Bawa Pulang Sepeda Listrik dari Program Bedelau BRK Syariah
    08 Perkokoh Benteng Pesisir Dumai, PHR Tanam 700 Mangrove Tangani Krisis Iklim dan Lindungi Keanekaragaman Hayati
    09 Sekda Riau Apresiasi Dukungan Plt Gubernur Dalam ADLG Awards
    10 Komisi I DPRD Riau Jadwalkan UKK Calon Komisioner KI dan KPID Periode 2026-2029 pada 10 Agustus
    11 Kolaborasi Pemprov Riau, PT Riau Petroleum dan BRK Syariah Wujudkan Umrah Apresiasi bagi Insan Berprestasi
    12 SKK Migas, PHR dan Polda Riau Perkuat Sinergi Lindungi Aset Negara demi Menjaga Ketahanan Energi Nasional
    13 Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah di Stadion Utama Riau
    14 Satu Sisi Jalan Sontang Selesai Ditimbun, Kendaraan Bertonase Berat Dilarang Melintas
    15 Hidupkan Venue Eks PON 2012, Pemprov Riau Resmikan Kantor KONI di Stadion Utama
    16 HUT Riau Ke-69, Pemprov Riau Tanam 2500 Bibit Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau
    17 Pertamina Hulu Energi Dorong Inovasi Pengeboran di Wilayah New Frontier untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
    18 OJK Nilai Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di tengah Tekanan Global
    19 Rehabilitasi Irigasi Sasar 18.453 Hektare Sawah, Lima Kabupaten di Riau Jadi Prioritas
    20 Plt Gubri Sampaikan Usulan Pembangunan Jembatan dan Flyover ke Menteri PU
    21 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Kesiapsiagaan Firefighter melalui Agility Test
    22 Strategi PHR Regional 1 Jaga Produksi Migas di Tengah Tantangan Lapangan Mature
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau