Sektor Putra Tunjukkan Standar Kompetitif, Pertanda Pembinaan Usia Dini di Daerah mulai Berkembang
Jumat, 10-07-2026 - 19:12:06 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU -- Tidak kurang 120 peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, Riau masih melanjutkan asa menjadi juara. Di pertandingan tahap turnamen kategori putra U-11 dan KU-12 yang berlangsung di GOR Angkasa, Jumat (10/07/26), semakin sengit dan kompetitif demi memperebutkan Super Tiket melalui jalur kompetisi.





Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw, menilai kemajuan bulutangkis di luar pulau saat ini patut diapresiasi. Ia mengaku cukup terkejut sekaligus bangga karena kualitas permainan yang ditampilkan para peserta putra sudah berada di standar kompetitif. Dari pengamatannya, Audisi Umum PB Djarum 2026 - Pekanbaru memperlihatkan bahwa pembinaan usia dini di sejumlah daerah mulai berkembang dalam usaha melahirkan bibit-bibit atlet yang layak dipertimbangkan untuk pembinaan lebih lanjut.





Dalam menilai seorang atlet putra, Coach Holvy menyebut beberapa kriteria utama yang menjadi perhatian tim pencari bakat. Fondasi dasar bulutangkis menjadi syarat penting, mulai dari kualitas pukulan hingga footwork. Selain itu, postur tubuh juga menjadi nilai tambah, meski bukan faktor utama. Ia menekankan bahwa aspek lain seperti daya juang, kecerdasan membaca permainan, serta kemampuan mengantisipasi arah bola juga menjadi indikator penting dalam melihat potensi seorang pemain.





“Saya cukup kaget tapi juga bangga dengan kemajuan bulutangkis di luar pulau Jawa. Buat saya talenta yang bagus punya fondasi dasar badminton mumpuni. Dari pukulan, footwork, itu harus ada. Selain itu, postur jadi nilai tambah, lalu kepintaran di lapangan, kemampuan membaca bola, dan daya juang yang tidak gampang menyerah juga masuk kriteria kami,” kata Holvy.





Lebih jauh, Coach Holvy memandang pembinaan atlet putra ke depan harus menyesuaikan perkembangan persaingan internasional yang semakin ketat. Ia menyoroti pentingnya tiga elemen utama dalam permainan tunggal putra modern, terlebih dengan adanya rencana perubahan sistem skor menjadi gim 15 poin. Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah faktor penting dalam membentuk atlet berkelas.





“Kalau melihat perkembangan tunggal putra sekarang, hal yang perlu ditingkatkan bagi seorang atlet adalah speed, power, dan konsistensi. Selain penguatan kualitas teknik dan fisik, kompetisi internal, turnamen berjenjang, support system, sports science, sampai analisis video juga sangat penting untuk membantu atlet berkembang dan siap bersaing di level tertinggi,” ujarnya.





Strategi jitu dan daya juang tinggi di lapangan demi bisa meraih Super Tiket ditunjukkan Shaqeel Alghifari Farzani yang bersaing di sektor U-11 putra. Shaqeel yang berhadapan dengan Azka Putra Irwan sempat mengalami kekalahan di gim pertama 14-21. Namun, ia sanggup memperlihatkan mentalitas pemenang saat bangkit di gim kedua dan meraih kemenangan dengan 21-9. Konsistensi permainan impresifnya sempat diuji ketika sudah unggul 20-16 di gim penentuan. Peserta asal PB Allstars Juniors, Kota Payakumbuh ini kehilangan lima poin beruntun tetapi tidak menyerah hingga akhirnya mengunci kemenangan 23-21.





“Pertandingan tadi sengit, saya sempat mengalami kekalahan di gim pertama. Saya baru bisa tampil percaya diri di gim kedua, meski sempat naik turun di gim ketiga lantaran sudah mulai lelah. Saya mengikuti arahan pelatih untuk mengombinasikan arah bola ke depan dan ke belakang. Strategi itu cukup berhasil karena lawan terlihat kesulitan dan kelelahan mengejar bola,” ucap Shaqeel setelah pertandingan.





Mampu meraih kemenangan membuat Shaqeel senang dan bahagia, tetapi juga menyadari masih ada kekurangan dalam penampilannya. Atlet yang duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar ini menyoroti sektor servis sebagai bagian yang perlu diperbaiki. Selain itu juga kesiapan untuk lebih cepat menemukan ritme permainan sejak awal pertandingan.





“Saya tentu senang bisa memenangi pertandingan. Tapi penampilan saya masih ada kurangnya, terutama saat melakukan servis karena beberapa kali bola keluar. Saya juga harus bisa lebih cepat panas supaya bisa memaksimalkan peluang untuk menang,” tutur Shaqeel.





Di sektor KU-12 putra, Alvaro Wiryawan Andito yang berstatus atlet tuan rumah Pekanbaru belum mengalami kesulitan dari dua penampilan pertamanya di Audisi Umum PB Djarum 2026 - Pekanbaru. Di pertandingan pertama Alvaro menang dua gim langsung melawan Muhammad Zhafran Khairy dengan skor 21-8, 21-3. Saat menghadapi lawan berbeda di laga berikutnya kontra M. Gilbran Alvaro Hidayat pun mampu menang dua gim langsung 21-5, 21-11. Kendati demikian, atlet berusia 11 tahun ini justru belum puas dengan penampilannya di lapangan.





“Bagi saya pertandingan tadi tidak berjalan mudah dan belum puas dengan permainan sendiri. Pukulan dropshot saya belum bagus dan masih banyak bola pukulan saya yang keluar. Saya juga kurang sabar dan langkah kaki belum maksimal. Jadi, saya ingin memperbaiki itu semua supaya bisa lebih siap karena lawannya pasti akan lebih sulit di pertandingan berikutnya,” kata Alvaro.





Audisi Umum PB Djarum 2026 - Pekanbaru diikuti oleh 306 peserta dan bergulir mulai 7 hingga 12 Juli di GOR Angkasa, Pekanbaru, Riau. Ikuti informasi update seputar Audisi Umum PB Djarum 2025 di website pbdjarum.org, media sosial Instagram dan Tiktok @pbdjarumofficial dan YouTube @pbdjarum-official.
(rls/pri)







 
Berita Lainnya :
  • Sektor Putra Tunjukkan Standar Kompetitif, Pertanda Pembinaan Usia Dini di Daerah mulai Berkembang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dari Riau ke Istana, Rizqy dan Arifa Bidik Posisi Terbaik Pengibar Bendera Nasional
    02 Menambah Daya, Menjaga Produksi: Kisah di Balik Penguatan Kelistrikan Lapangan Libo Zona Rokan
    03 Perkuat Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global, Kanwil DJP Riau Perluas Sinergi Bersama Stakeholder
    04 Pansel Buka Perpanjangan Seleksi Dewan Komisaris dan Direksi BRK Syariah
    05 Dapat Super tiket, Pebulu Tangkis Muda Asal Siak hasil Lolos ke Karantina PB Djarum di Kudus
    06 Sumatera Cetak Harapan Baru Bulutangkis Indonesia, Lewat 15 Atlet Muda Peraih Super Tiket
    07 Closing Ceremony Audisi Umum PB Djarum 2026 Digelar, 15 Supertiket Diberikan Pemandu Bakat
    08 Jaga Fungsional Ruas Jalan di Rohul Yang Sempat Rusak Parah, UPTJJ Wilayah VI PUPR Riau Bergerak Cepat
    09 Bakat Muda Sumatera Tunjukkan Daya Juang Tinggi Menuju Partai Final
    10 Semarak Perempat Final Piala Dunia 2026 Jadi Berkah Melimpah UMKM Pekanbaru
    11 Dari Audiensi Umum PB Jarum 2026, Yuni Kartika Akui Potensi Atlet Luar Jawa Kian Menjanjikan
    12 Persatuan Wanita Patra Kilang Dumai Bagikan 100 Paket Makan Siang Jumat Berkah dan Mukena Gratis
    13 BRK Syariah Jalani Management Meeting Fitch Ratings Indonesia, Dukung Proses Pemeringkatan Tahun 2026
    14 Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
    15 Masuk Babak Final, Asyfha Selangkah Lagi Raih Supertiket Audisi Umum PB Djarum 2026
    16 Sharing Season Audisi PB Djarum 2026, Ungkap Peran Penting Orang Tua Terhadap Mental Calon Atlet Bulu Tangkis
    17 Disdik Riau Raih Predikat Pelayanan Baik, Plt Gubri SF Hariyanto: Bukti Komitmen Tingkatkan Pelayanan Terbaik
    18 PGN Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026
    19 Uji Publik Calon Anggota KPID Riau Ditutup, Prof Syarifah: Tidak Ada Masukan Warga
    20 Sektor Putra Tunjukkan Standar Kompetitif, Pertanda Pembinaan Usia Dini di Daerah mulai Berkembang
    21 Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR
    22 Bocah di Pelalawan Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatera
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau