Riau dan Jawa Timur Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi, Bangun Rantai Pasok Nasional
Rabu, 08-07-2026 - 18:21:36 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi melalui Misi Dagang dan Investasi Tahun 2026 yang digelar di Hotel Novotel Pekanbaru, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar, membuka peluang investasi, serta memperkuat rantai pasok nasional melalui kolaborasi antar daerah.


Misi dagang ini mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor dari kedua provinsi guna menjajaki berbagai peluang kerja sama di sektor perdagangan, industri, pangan, perkebunan, hingga investasi.


Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum mempertemukan dua daerah dengan kekuatan ekonomi yang saling melengkapi.


"Pertemuan ini mempertemukan dua kekuatan ekonomi daerah dalam satu ikhtiar untuk memperluas pasar, memperkuat rantai pasok, membuka peluang investasi, dan menghadirkan kerja sama ekonomi yang lebih nyata antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Riau," ujar Syahrial.


Menurutnya, Jawa Timur memiliki keunggulan pada sektor industri, perdagangan, pangan, hortikultura, peternakan, dan manufaktur. Sementara itu, Riau memiliki potensi besar di sektor energi, perkebunan, industri pengolahan, kelapa sawit, kelapa, sagu, serta industri pulp dan kertas yang telah menembus pasar internasional.


Syahrial menambahkan, secara ekonomi kedua provinsi memiliki posisi strategis. Pada triwulan I 2026, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur tercatat sekitar Rp888,44 triliun, sedangkan PDRB Riau mencapai sekitar Rp317,14 triliun atau terbesar kedua di luar Pulau Jawa. Potensi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat konektivitas perdagangan dan rantai pasok nasional.


Ia menjelaskan, Riau memiliki areal perkebunan kelapa sawit sekitar 3,87 juta hektare dengan produksi crude palm oil (CPO) sekitar 9,4 juta ton per tahun. Di sisi lain, Riau juga membutuhkan pasokan pangan, hortikultura, pupuk, serta berbagai produk industri dari Jawa Timur untuk menjaga stabilitas pasokan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


"Kami berharap forum ini menghasilkan kerja sama yang konkret, baik berupa transaksi dagang, perluasan distribusi, maupun investasi yang dapat segera ditindaklanjuti. Riau siap menjadi mitra strategis Jawa Timur dalam membangun ekonomi yang saling menguntungkan dan berdampak bagi masyarakat," katanya.


Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan misi dagang merupakan strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat konektivitas ekonomi antardaerah sekaligus memperluas pasar bagi produk unggulan.


Menurutnya, karakteristik ekonomi Jawa Timur dan Riau saling melengkapi sehingga membuka peluang besar untuk memperkuat kerja sama perdagangan maupun investasi.


"Kami meyakini Jawa Timur dan Riau memiliki potensi ekonomi yang saling melengkapi. Kolaborasi ini akan memperkuat rantai pasok nasional sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi kedua daerah," ujar Khofifah.


Ia berharap seluruh kesepakatan yang terjalin dalam misi dagang tersebut segera ditindaklanjuti menjadi program nyata sehingga mampu meningkatkan nilai perdagangan, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya saing pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kedua provinsi. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Riau dan Jawa Timur Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi, Bangun Rantai Pasok Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sinergi Dengan Pemko Pekanbaru, Plt Gubri Segera Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
    02 Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala
    03 MPR Dorong Obligasi Daerah Jadi Solusi Pembiayaan di Tengah Keterbatasan Fiskal
    04 Plt Gubri Sebut Obligasi Daerah Dapat Menjadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah
    05 Pengunjung Puas dengan Pelayanan Ramah hingga Fasilitas Nyaman, Perpustakaan Soeman HS Raih Nilai Kepuasan 88,500
    06 PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
    07 Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah
    08 Sampaikan Permohonan Maaf, Indra Gunawan Eet Menyesali Kerusuhan yang Terjadi di DPRD Riau
    09 Dukung Operasi Migas Berkelanjutan, SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dalami Regulasi Lingkungan
    10 Monetisasi Gas Sengeti Dorong Ketahanan Energi dan Investasi Baru di Jambi
    11 Dorong UMKM Naik Kelas, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Dukungan Penuh dari BRI Pusat
    12 Sampaikan Belasungkawa, Plt Gubri Utus Kadiskes ke Rumah Duka dr Alex
    13 IRT Prapidkan Polda Riau, Penetapan Tersangkanya Dinilai Cacat Hukum
    14 Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan
    15 Pekerjaan Fisik Digesa, Saluran Air 1,2 Km di Jalan Dharma Bakti Mulai Dibangun
    16 Ditargetkan Sebelum Hut Provinsi, KONI Riau Sudah Harus Pindah ke Stadion Utama
    17 BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK
    18 Konsisten Promosikan DEI dan ESG di Media Sosial, Pertamina Hulu Indonesia Raih Penghargaan IDEAS 2026
    19 Kadispora Buka Rakerprov KONI Riau, Pesankan Jaga Soliditas dan Kekompakan
    20 Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru
    21 Plt Gubri Dijadwalkan Buka Rakerprov KONI Riau, Salah Satu Agenda Penetapan TPP Baru Calon Ketua
    22 BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau