Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
Selasa, 27-01-2026 - 16:25:45 WIB
FOTO : Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya bersama sejumlah anggota melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau, Jumat (23/1/2026).
TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus  berupaya meningkatkan produksi dalam menjaga ketahanan energi nasional. Sebagai tulang punggung produksi minyak nasional, PHR terus melakukan pelbagai terobosan teknologi dan inovasi dalam menjaga produksi sekaligus menahan laju penurunan produksi alamiah pada lapangan-lapangan yang telah matang (mature) di WK Rokan.



Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau, Jumat 23 Januari lalu, Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin menyampaikan, saat ini PHR berkontribusi signifikan terhadap ketahanan energi dengan menyumbang 26 persen dari total produksi minyak nasional.



Sejak alih kelola, PHR juga memberikan dampak ekonomi yang masif bagi negara dan daerah melalui setoran PNBP dan pajak sebesar Rp149 triliun, serta penyaluran Partisipasi Interes (PI) sebesar Rp4,3 triliun kepada Pemerintah Provinsi Riau.



Menghadapi tantangan sumur yang sudah tua , PHR tidak hanya mengandalkan pengeboran sumur sisipan (infill drilling), tetapi juga mengimplementasikan teknologi dan inovasi untuk mengoptimalkan produksi minyak. Seperti  Enhanced Oil Recovery (EOR) atau steamflood di lapangan North Duri Development (NDD) A14.



“Teknologi steamflood sendiri telah menjadi tulang punggung produksi minyak di Blok Rokan selama beberapa dekade. Namun seiring waktu, teknologi steamflood terus mengalami pengembangan dengan melibatkan inovasi dari anak bangsa. Para pekerja PHR terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi di tengah tantangan yang ada,” kata Arifin.



PHR kata Arifin, juga telah melakukan Pengembangan Reservoir & Multi-Stage Fracturing (MSF), sebuah inovasi pada sumur MSF-1 di Kota Batak yang telah berhasil mencatatkan produksi hingga 569 BOPD. Keberhasilan ini direncanakan akan direplikasi pada 25 sumur baru di tahun 2026.



Sepanjang periode berjalan, PHR juga telah melakukan pengeboran di 9 sumur eksplorasi untuk mencari cadangan baru. Reaktifiasi 1200 sumur dan 62 struktur, serta begitu pula pengembangan teknologi CEOR di lima lapangan besar (Minas, Bangko, Bekasap, Balam South, dan Petani)  yang memiliki potensi penambahan cadangan minyak cukup besar.



Selain performa produksi, PHR juga membuktikan peran sebagai penggerak ekonomi dengan 1.829 pekerja dan membuka hingga 42.647 lapangan kerja bagi masyarakat Riau.



“Kami berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan produksi migas tentunya dengan prinsip-prinsip keselamatan dan peduli terhadap lingkungan. Sejumlah inovasi dan upaya yang dijalankan saat ini tak lain untuk mendukung target produksi migas dalam menjaga ketahanan energi nasional ,” kata Arifin.



Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya mengapresiasi langkah strategis PHR dalam upaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah lapangan yang sudah menua. Meski demikian, Bambang menekankan kepada PHR tidak hanya fokus dalam pengeboran (infill) namun juga pentingnya inovasi berkelanjutan di tengah kondisi lapangan yang menua.



"Kami menyadari bahwa sumur-sumur di Rokan ini sudah tua, namun kami sangat mengapresiasi karena PHR telah masuk ke fase EOR. Ini adalah pionir di Indonesia, khususnya metode steam flood yang membuat crude bisa terpompa naik secara optimal. Kami berharap ada terus inovasi tambahan dan terobosan baru selain infill drilling untuk menghadapi situasi lapangan yang mature ini," ujarnya.



Dalam rapat kerja tersebut, Komisi XII DPR RI juga memberikan perhatian terhadap pentingnya keseimbangan antara ketahanan energi nasional, perlindungan lingkungan hidup, serta manfaat ekonomi bagi daerah. Masukan dan diskusi yang terbangun menjadi bagian penting dalam upaya bersama untuk mendorong kebijakan yang mendukung iklim investasi hulu migas.



Dalam kesempatan itu, anggota Komisi XII DPR RI Dapil Riau I Iyeth Bustami mempertanyakan komitmen PHR dalam memperhatikan aspek lingkungan di tengah operasi migas di WK Rokan. Iyeth Bustami mengaku telah mendapat laporan dari masyarakat dan mahasiswa bahwa terdapat sejumlah titik lahan terkontaminasi minyak imbas dari operasional masa lalu.


Menyikapi hal ini, Arifin mengatakan, bahwa TTM terjadi pada masa operasi WK Rokan sebelumnya. Adapun saat ini PHR tengah melaksanakan penugasan dari SKK Migas untuk pemulihan TTM masa lalu ini. Kegiatan Pemulihan TTM tersebut dilaksanakan sesuai ruang lingkup penugasan dari SKK Migas, dan dengan persetujuan serta pengawasan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan instansi Pemerintah terkait lainnya.


Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara DPR RI, pemerintah, dan PHR dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional melalui operasi yang selamat, efisien, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di wilayah operasi.



Dengan dukungan penuh dari Komisi XII DPR RI dan sinergi dengan pemangku kepentingan, PHR optimis dapat terus menjadi motor utama dalam mewujudkan target produksi minyak 1 juta barel per hari di masa depan. (rls/pri)







 
Berita Lainnya :
  • Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 UPT Laboratorium Veteriner Riau Jalani Surveilans dan PRL ISO 17025:2017
    02 TPP Pastikan Tidak Ada Istilah Cabut Dukungan Calon Ketua KONI, Double Tetap Tidak Sah
    03 Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
    04 Ekspansi Jargas Batam Diakselerasi, PGN Tegaskan Kesiapan Jalankan Mandat Danantara
    05 PHE Fokus Migas Non-Konvensional dan Deepwater untuk Amankan Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
    06 PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Catat Kinerja Positif Per 31 Januari 2026
    07 Didukung 10 KONI Daerah dan 27 Cabor, Iskandar Hoesin Yakin Bakal Menang Aklamasi
    08 Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Prospek Langsung di CFD Pekanbaru
    09 Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik
    10 Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Solid di Tahun 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas Nasional
    11 BRK Syariah Gelar Ramah Tamah Bersama ASN Pra Pensiun dan Purna Bhakti di Pekanbaru
    12 Berkat CSR BRK Syariah, Ida Elisma Akhirnya Memiliki Rumah Impian
    13 Pasca-insiden Tangsi Belanda, Bupati Siak Tutup Semua Cagar Budaya Dua Lantai
    14 Kilang Pertamina Dumai Ajak Mahasiswa Riau Pahami Proses Safety untuk Pengendalian Risiko, SMOM Jadi Dosen Tamu di UNRI
    15 Manuver Dukungan Warnai Bursa Ketua Umum KONI Riau, Tiga KONI Daerah Tarik Sokongan dari Iskandar Hoesin ke Edi Basri
    16 BRK Syariah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Perkuat Spiritualitas dan Moderasi Berpikir Insan Perusahaan
    17 Niat Ingin Terus Mengabdi Bagi Prestasi Olaghraga Riau, Iskandar Hoesin Kembali Maju Ketua KONI Riau
    18 BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
    19 Hulu Migas Tetap Jadi Tulang Punggung Energi di Tengah Transisi Global
    20 Dispar Riau Siap Genjot Wisawatan Melalui KEN 2026
    21 BRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani FundingBRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani Funding
    22 321 Relawan Pajak untuk Negeri Riau Tahun 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau