Menghadapi Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemprov Riau Imbau Warga Tak Panic Buying, Ketersedian Sembako Cukup
Senin, 26-01-2026 - 08:53:20 WIB
BHARABAS MEDIA, PEKANBARU — Pemprov Riau minta agar masyarakat bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok—terutama menjelang masuknya bulan Ramadhan dan Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau, M Taufiq OH, mengimbau agar masyarakat tidak panic buying dalam menghadapi dua momentum hari besar keagamaan itu.
“Sejauh yang kami pantau ketersediaan sembako aman dan harga masih dalam rentang terkendali meski tergolong tinggi. Yang penting jangan panic buying dan bijak dalam berbelanja,” katanya dalam siaran persnya yang diterima, Senin 26 Januari 2026, di Pekanbaru.
Taufiq memastikan bahwa Pemprov Riau sudah berpengalaman dalam menghadapi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri. Secara garis besar, polanya sama, akan ada beberapa komoditi kebutuhan rumah tangga yang perlu diwaspadai, salah satunya cabai merah.
Namun sejauh ini, kata Taufiq, tingginya permintaan pasar masih dapat disesuaikan dengan stabilitas harga. Situasi yang tidak menguntungkan itu, terutama disebabkan oleh bencana Sumatera beberapa waktu lalu—yang menghantam daerah produksi pangan—seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
“Tapi, kami juga sudah memperkuat kerja sama dengan daerah lain, seperti Lampung, Malang dan Magelang untuk suplai cabai merah, sehingga harganya masih tetap di batas normal walau masih tergolong tinggi,” ujar Taufiq.
Adapun rata-rata harga cabai di pasar tradisional di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru saat ini, di kisaran Rp60 ribu per kilogram.
“Meski normal, bagi kami itu masih tinggi. Idealnya di harga Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogramnya,” tambahnya. “Insya Allah, untuk Ramadan dan Idulfitri 2026 stok masih aman, yang penting tidak panik aja lah ya,” ujarnya. (rls/pri)
Komentar Anda :