KemenHAM RI Terima Laporan Lapangan soal Penanganan TNTN
Senin, 22-12-2025 - 21:45:23 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan (PDK) Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), Munafrizal Manan, melakukan kunjungan dan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Riau serta Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) terkait penanganan persoalan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (22/12/2025).


Dirjen Munafrizal mengatakan, langkah ini dilakukan setelah adanya rapat antara Komisi XIII DPR dengan masyarakat yang menyatakan keberatan terhadap skema penyelesaian dan relokasi di TNTN. Hasil dari rapat tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh KemenHAM dengan melakukan koordinasi lintas sektor di tingkat daerah.


"Pertama, hak atas kesejahteraan kami perlu memastikan apakah skema penyelesaian yang ada di TNTN ini berdampak terhadap pemenuhan hak atas kesejahteraan masyarakat. Tadi sudah disampaikan bahwa skema yang dibuat itu berbasis sukarela, tidak berdasarkan paksaan dan sudah semakin bertambah masyarakat yang bersedia untuk mengambil langkah penyelesaian itu," ujarnya.


Dijelaskan, dari paparan yang diterima dalam rapat koordinasi, jumlah masyarakat yang bersedia mengikuti skema penyelesaian terus bertambah. Hal ini menunjukkan adanya penerimaan dari sebagian warga terhadap langkah yang disiapkan pemerintah.


Munafrizal juga menekankan bahwa pemerintah berupaya agar tingkat kesejahteraan masyarakat tidak mengalami penurunan. Ia memastikan warga tidak kehilangan mata pencarian maupun tempat tinggal secara tiba-tiba akibat proses penyelesaian kawasan tersebut.


“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang mendadak kehilangan penghidupan atau hak atas tempat tinggalnya. Itu menjadi perhatian utama kami,” jelasnya.


Diungkapkan, perlindungan hak asasi manusia menjadi dasar dalam setiap kebijakan yang diambil. Setelah turun langsung ke lapangan dan bertemu dengan warga, Munafrizal mengaku memperoleh gambaran yang lebih utuh. Ia menyebutkan bahwa terdapat unsur masyarakat yang secara sadar memilih untuk mengikuti skema penyelesaian yang telah disediakan pemerintah.


"Kemarin kami pastikan apakah ini sesuatu yang mereka kehendaki, mereka menyampaikan ya mereka kehandaki. Kemudian, apakah nanti ini akan berdampak terhadap kesejahteraannya, sejauh ini tidak karena mereka masih dimungkinkan untuk bisa memetik hasil tanam," ungkapnya.


Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyambut baik kunjungan Dirjen PDK KemenHAM tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi ruang untuk menyampaikan informasi yang berimbang terkait kondisi dan kebijakan di TNTN.


"Alhamdulillah, kedatangan Pak Dirjen ini kita memberikan informasi yang berimbang. Apa yang didapat Pak Dirjen dari Komisi XII dan apa yang kita sudah laksanakan dan sudah kita sampaikan," tuturnya.


Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah provinsi tetap berkomitmen menjaga hak-hak dasar masyarakat, mulai dari hak kesejahteraan, pendidikan, hingga kepastian hukum dalam proses penanganan TNTN.


Plt Gubri SF Hariyanto juga menambahkan hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.916 kepala keluarga telah menyerahkan dan mendaftarkan diri dalam skema penyelesaian yang disiapkan pemerintah.


"Pemerintah juga dalam proses ini, hak-hak masyarakat itu masih boleh mengambil buahnya. Jadi tidak ada masyarakat itu direlokasi tapi mereka tidak makan. Sekarang sudah 3.916 kepala keluarga yang sudah menyerahkan dan mendaftarkan diri." pungkasnya. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • KemenHAM RI Terima Laporan Lapangan soal Penanganan TNTN
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 UPT Laboratorium Veteriner Riau Jalani Surveilans dan PRL ISO 17025:2017
    02 TPP Pastikan Tidak Ada Istilah Cabut Dukungan Calon Ketua KONI, Double Tetap Tidak Sah
    03 Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
    04 Ekspansi Jargas Batam Diakselerasi, PGN Tegaskan Kesiapan Jalankan Mandat Danantara
    05 PHE Fokus Migas Non-Konvensional dan Deepwater untuk Amankan Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
    06 PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Catat Kinerja Positif Per 31 Januari 2026
    07 Didukung 10 KONI Daerah dan 27 Cabor, Iskandar Hoesin Yakin Bakal Menang Aklamasi
    08 Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Prospek Langsung di CFD Pekanbaru
    09 Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik
    10 Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Solid di Tahun 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas Nasional
    11 BRK Syariah Gelar Ramah Tamah Bersama ASN Pra Pensiun dan Purna Bhakti di Pekanbaru
    12 Berkat CSR BRK Syariah, Ida Elisma Akhirnya Memiliki Rumah Impian
    13 Pasca-insiden Tangsi Belanda, Bupati Siak Tutup Semua Cagar Budaya Dua Lantai
    14 Kilang Pertamina Dumai Ajak Mahasiswa Riau Pahami Proses Safety untuk Pengendalian Risiko, SMOM Jadi Dosen Tamu di UNRI
    15 Manuver Dukungan Warnai Bursa Ketua Umum KONI Riau, Tiga KONI Daerah Tarik Sokongan dari Iskandar Hoesin ke Edi Basri
    16 BRK Syariah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Perkuat Spiritualitas dan Moderasi Berpikir Insan Perusahaan
    17 Niat Ingin Terus Mengabdi Bagi Prestasi Olaghraga Riau, Iskandar Hoesin Kembali Maju Ketua KONI Riau
    18 BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
    19 Hulu Migas Tetap Jadi Tulang Punggung Energi di Tengah Transisi Global
    20 Dispar Riau Siap Genjot Wisawatan Melalui KEN 2026
    21 BRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani FundingBRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani Funding
    22 321 Relawan Pajak untuk Negeri Riau Tahun 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau