PGN Dorong Integrasi Infrastruktur Gas Bumi, Dukung Transisi Energi Berkelanjutan
Senin, 22-12-2025 - 16:57:30 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, JAKARTA – Di tengah dinamika global dan tantangan pengelolaan energi, Indonesia terus berupaya memperkuat ketahanan energi nasional sebagaimana diamanatkan dalam Asta Cita Pemerintah. Sejalan dengan komitmen tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina fokus meningkatkan efisiensi rantai pasok melalui integrasi infrastruktur gas bumi, guna mengoptimalkan pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat. Gas bumi memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menjadi jembatan dalam proses transisi menuju target Net Zero Emission 2060.


Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa perjalanan menuju energi terbarukan memerlukan upaya yang konsisten, termasuk pengurangan ketergantungan terhadap batu bara dan peningkatan pemanfaatan gas bumi.

“Penurunan konsumsi batu bara mendorong meningkatnya ketergantungan terhadap gas bumi sebagai energi perantara. Hal ini menjadikan gas bumi primadona, baik untuk pembangkit listrik, sektor industri, maupun sebagai bahan baku,” ujar Laode dalam Indonesia Energy Outlook 2026.


Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa PGN menjalankan strategi transisi energi melalui tiga pilar utama G-A-S (Grow, Adapt, Step-Out). Pilar Grow difokuskan pada penguatan infrastruktur gas bumi, meliputi jaringan transmisi dan distribusi, fasilitas regasifikasi, serta pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas). Pilar Adapt diarahkan pada pengembangan bisnis LNG trading/bunkering dan infrastruktur upstream LNG domestik guna memberikan total solutions energy services. Sementara itu, pilar Step Out merupakan upaya hilirisasi gas bumi ke petrochecimal maupun green energy melalui biomethane dan bisnis transportasi carbon.


“PGN saat ini mengelola 95% infrastruktur hilir gas bumi nasional yang melayani kebutuhan energi di 17 provinsi dan 74 kabupaten/kota. Ke depan, kami berharap kehadiran PGN dapat semakin merata di seluruh wilayah Indonesia. Untuk merealisasikannya, diperlukan dukungan penuh dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hery.


Hery mengungkapkan, pengelolaan gas bumi nasional menghadapi sejumlah tantangan, antara lain lokasi sumber pasokan yang jauh dari pusat konsumsi, pertumbuhan permintaan yang berkelanjutan, serta tantangan keekonomian dalam pengembangan infrastruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan dan integrasi infrastruktur sebagai solusi untuk menjembatani keseimbangan antara pasokan dan permintaan.


Strategi integrasi infrastruktur gas bumi di Indonesia disesuaikan dengan kondisi geografis dan skema penyaluran yang paling optimal di setiap wilayah. Di Indonesia Bagian Barat, integrasi difokuskan pada pengembangan jaringan pipa transmisi dan distribusi, menghubungkan pipa transmisi dari ujung Sumatera hingga Jawa, dengan dukungan sistem beyond pipeline untuk meningkatkan fleksibilitas penyaluran. Sementara itu, di Indonesia Bagian Timur diterapkan skema pengembangan sistem beyond pipeline yang didukung oleh jaringan pipa terintegrasi, guna menjangkau pusat-pusat permintaan yang tersebar sesuai karakteristik geografis wilayah.


“PGN mengintegrasikan infrastruktur gas bumi melalui integrasi fisik dengan menghubungkan berbagai ruas-ruas pipa gas bumi, serta integrasi operasional melalui pengelolaan terpadu sistem transmisi dan regasifikasi. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi antar badan usaha, termasuk dengan Pemerintah, pemasok gas, serta operator pipa lainnya, sehingga dapat meningkatkan keandalan penyaluran gas bumi nasional,” tambah Hery.


Dalam pelaksanaan integrasi infrastruktur gas bumi ini, PGN melaksanakan digitalisasi pada pengeloaan asset management system. Dengan Implementasi digitalisasi, pemantauan seluruh operasional penyaluran gas dapat dilaksanakan secara real-time, sehingga seluruh pengaturan, serta penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi lintas fungsi, dan berdampak pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.


“Gas bumi merupakan bagian penting dari bauran energi nasional dalam masa transisi energi. Integrasi infrastruktur gas bumi menjadi jawaban atas tantangan penyaluran, baik melalui pipa gas maupun beyond pipeline. Melalui pengembangan dan integrasi infrastruktur yang berkelanjutan, PGN sebagai mitra strategis Pemerintah berkomitmen memastikan penyediaan gas bumi yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi Indonesia,” pungkas Hery. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • PGN Dorong Integrasi Infrastruktur Gas Bumi, Dukung Transisi Energi Berkelanjutan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 UPT Laboratorium Veteriner Riau Jalani Surveilans dan PRL ISO 17025:2017
    02 TPP Pastikan Tidak Ada Istilah Cabut Dukungan Calon Ketua KONI, Double Tetap Tidak Sah
    03 Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
    04 Ekspansi Jargas Batam Diakselerasi, PGN Tegaskan Kesiapan Jalankan Mandat Danantara
    05 PHE Fokus Migas Non-Konvensional dan Deepwater untuk Amankan Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
    06 PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Catat Kinerja Positif Per 31 Januari 2026
    07 Didukung 10 KONI Daerah dan 27 Cabor, Iskandar Hoesin Yakin Bakal Menang Aklamasi
    08 Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Prospek Langsung di CFD Pekanbaru
    09 Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik
    10 Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Solid di Tahun 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas Nasional
    11 BRK Syariah Gelar Ramah Tamah Bersama ASN Pra Pensiun dan Purna Bhakti di Pekanbaru
    12 Berkat CSR BRK Syariah, Ida Elisma Akhirnya Memiliki Rumah Impian
    13 Pasca-insiden Tangsi Belanda, Bupati Siak Tutup Semua Cagar Budaya Dua Lantai
    14 Kilang Pertamina Dumai Ajak Mahasiswa Riau Pahami Proses Safety untuk Pengendalian Risiko, SMOM Jadi Dosen Tamu di UNRI
    15 Manuver Dukungan Warnai Bursa Ketua Umum KONI Riau, Tiga KONI Daerah Tarik Sokongan dari Iskandar Hoesin ke Edi Basri
    16 BRK Syariah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Perkuat Spiritualitas dan Moderasi Berpikir Insan Perusahaan
    17 Niat Ingin Terus Mengabdi Bagi Prestasi Olaghraga Riau, Iskandar Hoesin Kembali Maju Ketua KONI Riau
    18 BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
    19 Hulu Migas Tetap Jadi Tulang Punggung Energi di Tengah Transisi Global
    20 Dispar Riau Siap Genjot Wisawatan Melalui KEN 2026
    21 BRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani FundingBRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani Funding
    22 321 Relawan Pajak untuk Negeri Riau Tahun 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau