Ketika Pemimpin Bicara dengan Hati, Pasien Terharu Dapat Pengobatan Lanjutan Gratis
Kamis, 27-11-2025 - 20:25:12 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU  - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto hadir menyapa tujuh pasien dan keluarga yang akan berangkat untuk mendapat tindakan di Rumah Sakit Rujukan Nasional Jakarta, Kamis (27/11/2025) di ruang tunggu VIP Lancang Kuning Bandara SSK II Pekanbaru.


Kehadiran Plt Gubri yang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Riau, Heri Permana

untuk memberi semangat kepada pasien maupun keluarga pasien.


Saat mendekati seorang bayi mungil yang digendong perempuan muda, Plt Gubri sempat menunduk menatap wajah kecil yang berusaha tetap ceria di tengah kondisi penyakitnya. Dengan suara pelan namun penuh perhatian, ia bertanya kepada keluarga.


"Ini usianya berapa bulan? Harus ditangani secepatnya," ungkap SF Hariyanto sambil menyentuh lembut tangan bayi itu.


Kakak dari bayi tersebut Widya, menjawab bahwa anak ini berusia tujuh bulan. Bayi itu telah mengidap penyakit kelainan jantung sejak dari lahir.


"Sekarang usianya tujuh bulan dari lahir penyakit ini telah ada. Kami terima kasih Pak, pemerintah memberikan fasilitas untuk rujukan ke rumah sakit di Jakarta," jawab Widya kepada Plt Gubri SF Hariyanto.


Mendengar hal itu, sontak Plt Gubri memberikan semangat dan motivasi kepada  keluarga dan mendoakan si bayi. Ia juga ungkapkan bahwa dirinya juga mengalami penyakit jantung.


"Cepat sembuh ya nak. Semangat ya nak ya, saya juga mengalami penyakit jantung. Insyaallah sehat, pasti bisa ya nak ya," ucapnya.


Di sudut lain ruangan, seorang perempuan berhijab tampak memeluk anak perempuan yang sudah terlihat lelah. Anak itu bernama Aisyah, 10 tahun. Senyumnya kecil, tapi keberaniannya besar. Sang ibu, Rosma Dewi, terus menggenggam tangan putrinya seolah takut kehilangan.


Kelainan jantung bawaan yang diderita Aisyah membuat masa kecilnya dipenuhi jadwal kontrol dokter, bukan taman bermain. Rosma Dewi tak banyak bicara, namun matanya menyampaikan segalanya.


"Makasih banyak telah membantu kami, mulai dari tiket pesawat hingga biaya hidup di Jakarta. Semoga anak saya bisa kembali besok dengan keadaan sehat," ucap Rosma Dewi.


Selain iru, seorang remaja 18 tahun bernama M Teguh Nasihin duduk sembari menatap wajah Plt Gubri SF Hariyanto. Ia tampak tegar dan mempunyai harapan untuk pulih.


"Saya ingin sembuh, ingin hidup seperti orang lain, bisa olahraga tanpa takut, bisa tertawa tanpa memikirkan sakit lagi," kata Teguh.


Usai menyapa mereka satu per satu, Plt Gubri SF Hariyanto menegaskan bahwa teknologi medis kini semakin canggih. Namun ia mengingatkan, ada sesuatu yang tidak bisa dibeli dan tak tergantikan dalam proses penyembuhan yaitu keteguhan hati.


"Sekarang alat sudah canggih-canggih. Ingat ya, harus berdoa. Kita sudah berusaha, tapi doa yang tetap membantu kita," pesannya.


Kata-kata itu membuat ruangan seolah berhenti sejenak. Dalam era serba modern, ketika dokter, mesin, dan obat berlomba melawan waktu, doa tetaplah oase yang tak pernah kering. Kekuatan yang tidak terukur tetapi dirasakan.


Selain itu, Plt Gubri menerangkan bahwa langkah ini bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan hak masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan ditanggung pemerintah.


"Kita biayai semuanya. Mulai dari tiket pesawat pulang pergi, penginapan, dan biaya berobat. Saya berdoa, semoga pasien ini bisa sembuh dan sehat kembali. Untuk kepada keluarga diberikan kesabaran serta mari juga berdoa semoga penyakit ini dapat terselesaikan dengan cepat dan selamat," tukasnya. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Ketika Pemimpin Bicara dengan Hati, Pasien Terharu Dapat Pengobatan Lanjutan Gratis
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dukung Penanganan Bencana, PGN Distribusikan Bantuan Logistik Tahap Pertama Korban Bencana Sumatera
    02 Pemprov Riau Optimis Hilirisasi Kelapa Sawit dan Replanting Kelapa Bisa Jadi Daya Ungkit Ekonomi 2026
    03 Pelaku Usaha di Pekanbaru Diwajibkan Ganti Kantong Plastik dengan Bahan Ramah Lingkungan
    04 Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
    05 BI Optimis Ekonomi Riau Tetap Tumbuh di Kisaran 4,4 Hingga 5,2 Persen di Tahun 2026
    06 PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Pelayanan Terbaik Penyaluran Gas Bumi
    07 Intruksi Presiden Prabowo, Bantuan Darurat Bencana dari Jakarta Tiba di Padang
    08 Bencana Banjir Melanda Tiga Provinsi di Sumatera, Presiden RI Prabowo Sampaikan Duka Mendalam
    09 Kilang Pertamina Dumai Kirim Tim Relawan dan Bantuan Logistik untuk Tanggap Darurat Banjir Pangkalan Brandan
    10 BRK Syariah Gelar Tarbiyah Ruhiyah, Perkuat Integritas dan Keimanan Pegawai
    11 70 Persen Wilayah Kota Pekanbaru Berpotensi Banjir, Mitigasi Diperkuat!
    12 Polsek Bukit Raya Gelar Rekontruksi Dugaan Pembunuhan Satrio Wardana
    13 BMKG Imbau Daerah Aliran Sungai di Riau Waspada Banjir Kiriman dari Provinsi Tetangga
    14 Indosat Sampaikan Empati Mendalam Atas Musibah Banjir Bandang di Wilayah Sumbagut dan Sumbar
    15 Perkuat Ekosistem Pesisir, PHE Jambi Merang Raih Penghargaan Gubernur Sumsel
    16 Plt Gubernur Riau Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh
    17 Ketika Pemimpin Bicara dengan Hati, Pasien Terharu Dapat Pengobatan Lanjutan Gratis
    18 Kilang Pertamina Dumai Raih 2 Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2025
    19 Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, PHR Kuatkan Kemandirian Ekonomi Guru-guru di Riau
    20 Sentuhan Harapan untuk Generasi Desa Baru, BRI Peduli Renovasi Sekolah dan Serahkan Beasiswa
    21 "Pacu Jalur Mengayuh Di Ujung Hutan" Talkshow Radio Terbaik KPID Award 2025
    22 Pemprov Riau Dorong Peningkatan Kualitas Siaran Lewat KPID Riau Award 2025
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau