5 Tanda Ayam Sudah Tak Layak Dimakan
Jumat, 21-08-2020 - 11:13:08 WIB
Ilustrasi daging ayam.
TERKAIT:
   
 

BULETINSATU.com -- Paparan jamur, terlalu lama di ruang terbuka, dan penyimpanan yang salah dapat membuat daging rusak dan tak baik dimakan. Terdapat sejumlah tanda-tanda daging ayam sudah tak layak dikonsumsi.

Mengonsumsi ayam yang sudah rusak dapat menimbulkan masalah pada pencernaan, keracunan, dan sejumlah penyakit lainnya. Ayam yang sudah tak layak makan dapat diketahui dari warna, bau, dan tekstur.
 
Berikut tanda daging ayam sudah tak layak dikonsumsi.

1. Warna berubah
Periksa warna ayam sebelum dimasak. Saat segar, ayam mentah memiliki warna merah muda. Saat mulai rusak, warna ayam umumnya memudar. Warna ayam yang membusuk juga tampak kusam.  Bahkan saat sudah dimasak, warna daging ayam yang busuk akan terus terlihat kusam dan tidak berubah menjadi putih.

2. Bau ayam menyengat
Cium bau ayam sebelum dimasak. Ayam mentah yang membusuk memiliki bau yang sangat menyengat. Bau menyengat itu dapat berupa bau asam dan juga aroma amonia. Segera bua ayam yang sudah memiliki bau busuk dan menyengat.

Bau ayam umumnya juga bertahan saat dimasak.

3. Berlendir dan lengket
Pada umumnya ayam memiliki warna yang mengilap dan agar berlendir. Lendir ini bakal hilang saat ayam dicuci dan dibersihkan. Namun, pada ayam yang sudah busuk lendir tak kunjung hilang meski sudah dibilas dengan air. Daging ayam pun terasa lengket.

4. Es yang tebal pada ayam beku
Pada ayam yang disimpan dengan cara dibekukan, lapisan es yang tebal menjadi tanda ayam sudah tak lagi baik dikonsumsi. Ini artinya terdapat masalah pada proses penyimpanan di dalam freezer. Ruam putih atau kulit yang kasar yang muncul pada daging ayam beku juga menjadi tanda daging sudah teroksidasi.

5. Bau menyengat pada ayam masak
Pada ayam yang sudah masak, bau yang muncul juga dapat menjadi tanda ayam sudah tak layak dikonsumsi.  Bau ayam seperti telur busuk dan juga belerang merupakan ciri ayam tak baik dimakan.

Selain itu, munculnya jamur seperti bulu halus berwarna hitam atau hijau juga tanda ayam sudah tak boleh dimakan. (CNI)



 
Berita Lainnya :
  • 5 Tanda Ayam Sudah Tak Layak Dimakan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Cabang Pekanbaru Sudirman Tebar Apresiasi dan Tingkatkan Pelayanan Humanis
    02 Update Karhutla Riau: Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar
    03 Bukan Hanya Cendera Mata, BRK Syariah Dengarkan Curhat Nasabah di Hari Pelanggan Nasional
    04 Pertamina Berkah Hadir melalui Pasar Murah, PHE Salurkan 15.000 Paket Sembako bagi Masyarakat Prasejahtera
    05 Hadiri RDPU Dengan DPR RI, SP BRK Syariah Ikut Suarakan Penolakan Pemindahan Payroll ASN
    06 Pemprov Riau Mulai Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai, Ditargetkan Rampung Desember Mendatang
    07 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
    08 PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke 3 UMKM di Pelalawan
    09 Raup Rp123 Miliar, Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Pemutihan PKB
    10 Gerak Cepat Plt Gubri, 3 Ruas Jalan di Rohil Diperbaiki untuk Masyarakat
    11 Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
    12 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    13 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    14 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    15 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    16 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    17 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    18 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    19 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    20 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    21 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    22 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau