Cetak Efisiensi USD635 Juta di 2025, PHE Siapkan Strategi Baru untuk 2026
Jumat, 15-05-2026 - 12:02:30 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, JAKARTA – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina mencatat kinerja cemerlang melalui keberhasilannya membukukan realiasi cost optimization sebesar USD 635 juta dalam program Optimus 2025. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen inovasi di lingkup Subholding Upstream Pertamina untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tahun 2026.


Di tengah dinamika operasional, termasuk kebutuhan peningkatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan asset integrity management, PHE berhasil mencatat realisasi cost optimization di tahun 2025 sebesar USD 635 juta dari target USD 250 juta. Capaian ini juga berkontribusi sekitar 57 persen terhadap total cost optimization di lingkungan Pertamina, sekaligus mengantarkan PHE meraih predikat Grand Champion Optimus 2025.


Direktur Manajemen Risiko PHE, Whisnu Bahriansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen kuat dan implementasi program yang konsisten di seluruh lini organisasi. “Pencapaian ini menunjukkan bahwa di tengah berbagai tantangan, kita tetap mampu menghadirkan kinerja unggul melalui disiplin eksekusi dan semangat perbaikan berkelanjutan,” ujarnya saat membuka kegiatan OPTIMUS Award 2025 & Kick Off 2026 di Jakarta, Kamis (30/4/2026).


Memasuki 2026, PHE dihadapkan pada tantangan yang lebih besar. Ruang optimalisasi yang semakin terbatas dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) menuntut terobosan baru dalam efisiensi dan penciptaan nilai. Selain itu, kondisi lapangan migas yang mayoritas telah mature dan mengalami penurunan produksi (declining) turut meningkatkan tantangan operasional.


Sementara itu, Komisaris PHE Nanang Untung menegaskan bahwa strategi perusahaan akan bertumpu pada tiga pilar utama, yakni revenue growth, efisiensi, dan cost avoidance, guna menjaga kinerja di tengah keterbatasan tersebut.


“Lapangan yang kita kelola sebagian besar sudah mature dan declining. Ini membuat tantangan semakin besar, namun sekaligus membuka peluang untuk melakukan optimalisasi yang lebih kreatif dan terukur,” ungkapnya.


Di sisi lain, dinamika eksternal seperti potensi kenaikan harga minyak dunia dan meningkatnya kebutuhan energi nasional menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kinerja perusahaan. Namun, peluang tersebut hanya dapat dioptimalkan dengan semangat inovasi dan keberanian untuk berpikir di luar kebiasaan.


“Semangat untuk mencari peluang menjadi kunci. Jika seluruh perwira memiliki dorongan yang sama, maka peluang akan muncul dan bisa direalisasikan,” tambah Nanang.


Program Optimus yang dijalankan di lingkup Subholding Upstream Pertamina telah memasuki tahun ke-6. Melalui program ini PHE mendorong agar budaya inovasi dan efisiensi dapat diinternalisasi secara menyeluruh, tidak hanya pada tim tertentu, tetapi di seluruh organisasi.


Dengan tantangan yang semakin kompleks dan ekspektasi tinggi terhadap kontribusi sektor hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional, PHE optimistis dapat terus menghadirkan kinerja terbaik. “Optimus harus menjadi motor penggerak lahirnya terobosan-terobosan baru. Ini bukan sekadar program, tetapi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi bangsa dan negara,” ujar Wisnu.


PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Cetak Efisiensi USD635 Juta di 2025, PHE Siapkan Strategi Baru untuk 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Cabang Pekanbaru Sudirman Tebar Apresiasi dan Tingkatkan Pelayanan Humanis
    02 Update Karhutla Riau: Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar
    03 Bukan Hanya Cendera Mata, BRK Syariah Dengarkan Curhat Nasabah di Hari Pelanggan Nasional
    04 Pertamina Berkah Hadir melalui Pasar Murah, PHE Salurkan 15.000 Paket Sembako bagi Masyarakat Prasejahtera
    05 Hadiri RDPU Dengan DPR RI, SP BRK Syariah Ikut Suarakan Penolakan Pemindahan Payroll ASN
    06 Pemprov Riau Mulai Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai, Ditargetkan Rampung Desember Mendatang
    07 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
    08 PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke 3 UMKM di Pelalawan
    09 Raup Rp123 Miliar, Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Pemutihan PKB
    10 Gerak Cepat Plt Gubri, 3 Ruas Jalan di Rohil Diperbaiki untuk Masyarakat
    11 Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
    12 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    13 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    14 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    15 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    16 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    17 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    18 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    19 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    20 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    21 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    22 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau