Cegah Banjir, Dinas PUPR Normalisasi Sejumlah Anak Sungai
Sabtu, 17-07-2021 - 11:23:00 WIB
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution.
TERKAIT:
 
  • Cegah Banjir, Dinas PUPR Normalisasi Sejumlah Anak Sungai
  •  

    PEKANBARU -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru segera melakukan normalisasi sejumlah anak sungai yang menuju ke sungai Sail. Normalisasi ini guna mencegah banjir yang meluap dari Sungai Sail. 

    Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomo Nasution, Kamis (15/7), mengatakan, Sungai Sail merupakan penyumbang banjir terbesar di wilayah Selatan Pekanbaru. Sekitar 30 persen banjir di wilayah Selatan berasal dari Sungai Sail. 

    "Guna mengantisipasi hal tersebut, kami bersama Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) akan segera melakukan normalisasi di Sungai Sail," ujarnya. 

    Tak hanya Sungai Sail, anak sungai lainnya juga akan segera dilakukan normalisasi. Semoga dengan adanya normalisasi ini tidak ada banjir yang disebabkan meluapnya air anak sungai.

    Pada 29 April lalu, Dinas PUPR Pekanbaru dan BWSS melakukan survei di Sungai Sail. Dari hasil survei, BWSS sudah menentukan lokasi yang akan dinormalisasi dengan alat berat. 

    "Jadi, kami berkali-kali rapat dengan BWSS berkaitan dengan normalisasi Sungai Sail. Staf kami bersama BWSS melakukan survei bersama untuk menentukan titik yang akan dinormalisasi," ungkap Indra Pomi. 

    Alat berat akan diturunkan BWSS. Normalisasi segera dilakukan setelah WaliKota Pekanbaru Firdaus meninjau rumah warga yang terendam banjir Perumahan Graha Fauzan, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Sabtu (24/4) lalu. 

    "Saat itu, saya diperintahkan wali kota menyusuri Sungai Sail. Saya sudah menyusuri Sungai Sail menggunakan perahu. Semua sudah saya dokumentasikan titik mana saja yang akan dilakukan normalisasi," ucap Indra Pomi. 

    Diharapkan, BWSS tak hanya melakukan normalisasi Sungai Sail saja. Tapi, ada beberapa titik yang dinormalisasi seperti drainase di Jalan Datuk Setia Maharaja (dulu dikenal Jalan Parit Indah) ujung. Pada drainase itu banyak didapati endapan lumpur. 

    "Begitu juga di bawah Jembatan Sungai Batak, terdapat gundukan lumpur," ungkap Indra Pomi. (PGI)



     
    Berita Lainnya :
  • Cegah Banjir, Dinas PUPR Normalisasi Sejumlah Anak Sungai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Antisipasi Lonjakan Kasus Corona, Riau Siapkan Rumah Sakit Darurat dan Rumah Oksigen
    02 Surat Edaran Gugus Tugas Pemko Pekanbaru Memuat 17 Pedoman PPKM Level IV
    03 PPKM Level IV Diperpanjang Hingga 9 Agustus
    04 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    05 PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali Dilanjutkan
    06 Demokrat Riau Laporkan Wamendes PDTT ke Polda Riau
    07 Kunjungan di MPP Alami Penurunan
    08 Ringankan Beban Masyarakat, Korem 031 Wira Bima Inisiasi Dapur Lapangan
    09 Perpanjangan PPKM, Riau Tunggu Aturan Resmi Pemerintah Pusat
    10 Gubernur Riau minta Jajaran Satgas Karhutla agar selalu Waspada
    11 Tinjau Isoter Asrama Haji, Kapolda Riau : Tetap Semangat Ini Tugas Yang Mulia
    12 Kapolda Riau Mengajak Semua Pihak Bangun Untuk Bersama Gerakkan Ekonomi
    13 Kapolda Riau : Kolaborasi dan Sinergi Mampu Tangani Covid-19
    14 Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pajak Daerah untuk Pemulihan Ekonomi
    15 Yuk Manfaatkan Layanan Online Disdukcapil Pekanbaru
    16 Polri Peduli Negeri, Polda Bersama BEM Se Riau Gelar Baksos Di Rumbai
    17 1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong Tiba di Indonesia
    18 Pantang Pulang Sebelum Padam! Tim Satgas Karhutla Riau Berjibaku Blokade Api
    19 Pesawat Tempur F-16 TNI AU Patroli Pulau Terluar Selat Malaka dan Karimata
    20 Lagi, Polda Riau Musnahkan Ratusan Kilogram Shabu Dan Ribuan Butir Pil Ektasi
    21 Satgas Covid Masih Dapati Sekolah Swasta Belajar Tatap Muka
    22 Satgas Covid Denda 4 Tempat Usaha
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau