Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19, resmi dibubarkan. Sebagai penggantiny" />
 
 
Penajaman Tugas, Pemko Bentuk Satgas Penanganan Covid-19
Jumat, 25-09-2020 - 23:12:27 WIB
Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut.

TERKAIT:
 
  • Penajaman Tugas, Pemko Bentuk Satgas Penanganan Covid-19
  •  

    PEKANBARU -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19, resmi dibubarkan. Sebagai penggantinya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

    Pembubaran Gugus Tugas Covid-19 sesuai Surat Keputusan Walikota Pekanbaru Nomor 510 tahun 2020 tentang Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19 tertanggal 21 September 2020.

    Pada SK yang ditandatangani langsung oleh Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST. MT itu disebutkan, dengan berlakunya keputusan terbaru, maka SK walikota nomor 366 tahun 2020 tentang perubahan atas SK nomor 306 tahun 2020 tentang pembentukan Gugus Tugas Covid-19 sudah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

    Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, pembentukan Satgas Covid telah sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

    "Pembentukan Satgas ini juga sesuai edaran Kementerian Dalam Negeri untuk membentuk desk perubahan perilaku," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Disperindag Pekanbaru ini, Jumat (25/9).

    Disampaikan Ingot, tugas pokok dan fungsi Satgas Penanganan Covid-19 yang sudah dibentuk yang dipimpin langsung oleh Walikota Pekanbaru selaku Ketua Satgas tidak jauh berbeda dengan Gugus Tugas Covid-19 yang telah dibubarkan.

    "Tugasnya tidak jauh berbeda, cuma dilakukan penajaman saja supaya penanganan dan pencegahan bisa lebih masksimal lagi," ucapnya.

    Dijelaskan Ingot, ada beberapa tugas pokok Satgas Penanganan Covid-19 yang baru dibentuk tersebut yaitu yang pertama merangkul seluruh komunitas untuk bekerja sama mengkampanyekan Gerakan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menghindari Keramaian) dengan tujuan utama perubahan perilaku.

    "Kedua, melakukan analisa yang matang, mendalam, dan berdasarkan evidence-based untuk memperhitungkan dampak sosial dan peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat yang dengan memastikan keamanan dan keselamatan tenaga penyedia layanan kesehatan sebagai garda terdepan serta memberikan layanan bagi masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM)," ungkapnya.

    Ketiga menyiapkan dan menyiagakan segala bentuk sumberdaya dan fasilitas kesehatan yang dimiliki, antara lain dengan bekerjasama dengan rumah sakit swasta sebagai rujukan penderita Covid-19, menambah ruang isolasi di rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan dan pendukung lainnya, serta meningkatkan kapasitas Puskesmas atau layanan kesehatan primer untuk berperan dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

    "Keempat melakukan refocussing kegiatan untuk menjamin kemudahan pelaksanaan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan wabah Covid-19 di daerah sebagaimana amanat Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Penanganan Covid-19 sesuai Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 3 Tahun 2O2O tentang Penjelasan Atas Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Dalam Rangka Penanganan Covid-19," Sebutnya.

    Kelima melaksanakan sosialisasi pembatasan sosial (social distancing) dan karantina mandiri (self-quarantine) serta perubahan perilaku yang melibatkan desk/tim perubahan perilaku di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang terdiri dari unsur PentaHelix, semua jajaran Pemerintah, Akademisi, Bisnis, Komunitas, Media dan menjadi bagian dari Satgas setempat.

    "Keenam, dalam hal pembatasan sosial menyebabkan dampak bagi kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah, maka daerah dapat memberikan bantuan sosial," jelasnya.

    Ketujuh, mengadopsi strategi dasar Satgas Nasional dan melengkapinya dengan kebijakan khusus perubahan perilaku yang spesifik di tingkat Kota Pekanbaru.

    "Kemudian juga bertugas melakukan konsultasi dan melaporkan perkembangan pelaksanaan operasi perubahan perilaku serta antisipasi dan penanganan dampak penularan Covid-19 secara berkala kepada Satgas Penanganan Covid-19," tutup Ingot yang sebelumnya menjabat Juru Bicara Umum Gugus Tugas Covid-19 Pekanbaru ini. (PGI)



     
    Berita Lainnya :
  • Penajaman Tugas, Pemko Bentuk Satgas Penanganan Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jones: Saya dan Mike Tyson Memang Aneh
    02 Kerja Senyap Relawan Covid-19 Tantang Pandemi
    03 Pemkot Pekanbaru Rubah Strategi Penanganan Covid-19
    04 Asyik...Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Lagi Hingga 10 November 2020
    05 BPBD Riau Siap-siap Antisipasi Banjir
    06 5 Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW
    07 PSSI Tunda Liga 1, Klub Pasrah Tunggu Surat Resmi
    08 33 Ribu Calon Jemaah Tak Lolos Syarat Usia Umrah saat Pandemi
    09 Peringati Hari Sumpah Pemuda, Taruna Akpol Riau Gelar Bakti Sosial
    10 Tinjau Posko Check Point dan Jalan Amblas, Kapolda Riau Semangati Petugas
    11 Momen Sumpah Pemuda, Gubri Ajak Pemuda Riau Tingkatkan Kreativitas
    12 Berikut Lokasi 9 Bando Tak Berizin yang Akan Dipotong
    13 Satpol PP Segel Imperial KTV Grand Central Hotel
    14 Tim PKM-T UMRI Bantu Usaha Keripik Nanas Desain Kemasan dan Pemasaran
    15 Shin Tae Yong Bakal Panggil 7 Pemain Keturunan ke Timnas U-19
    16 Massa Buruh Mulai Berkumpul, Akses Menuju Istana Ditutup
    17 Redam Ketegangan, MUI Desak Macron Minta Maaf ke Umat Islam
    18 Indonesia Pantau Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 Negara Lain
    19 Mulai 2 November Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Berbayar
    20 Kepala BPBD Riau Sebut Tahun 2020 Riau Bebas Kabut Asap
    21 Tiang Reklame Tuanku Tambusai Segera Ditertibkan
    22 Jika Terlibat Kasus Pemotongan Pohon, Izin CV RB Akan Dievaluasi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau