Seluruh Pemda di Riau Tanda Tangani PKS Tripartit Untuk Optimalisasi Pajak Pusat dan Daerah
Kamis, 15-09-2022 - 20:22:00 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengoptimalisasi pemungutan pajak pusat dan daerah tahap IV melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tripartit dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan 86 pemerintah daerah (pemda) hari ini, Kamis (15/9). 

Penandatanganan PKS yang dilakukan di Kantor Pusat DJP dan daring itu bertujuan untuk mengoptimalkan pertukaran dan pemanfaatan data perpajakan, data perizinan, dan penyampaian data informasi keuangan daerah. 

Tujuan lain yang ingin dicapai yakni mengoptimalkan pelaksanaan pengawasan wajib pajak bersama dan pemanfaatan kegiatan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di bidang perpajakan. DJP, DJPK, dan pemda juga bersepakat untuk melakukan pendampingan dan dukungan kapasitas di bidang perpajakan demi meningkatkan kapabilitas aparatur. 

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam sambutannya mengatakan, ini adalah saatnya untuk kita bergerak ke depan bersama-sama. Sinergi untuk peningkatan apa yang sangat kita perlukan, yaitu pembangunan nasional, karena APBN (Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara) dan APBD (Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah) tujuan akhirnya sama, untuk pembangunan nasional.

Melalui kerja sama dengan pemda, DJP berharap dapat menerima sumber data penting untuk pengawasan kepatuhan pajak antara lain data kepemilikan dan omzet usaha, izin mendirikan bangunan, usaha pariwisata, usaha pertambangan, usaha perikanan, dan usaha perkebunan. 

Sebaliknya, pemda juga akan menerima data perpajakan dari DJP untuk kepentingan pengawasan daerah. Sesuai namanya yaitu tahap IV, penandatanganan kerja sama ini bukan kali pertama dilakukan. Perjanjian sebelumnya telah dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu tahap I pada 2019 pilotting 7 kota di 7 provinsi, tahap II pada 2020 dengan 78 pemda, dan tahap III pada 2021 dengan 83 pemda (84 pemda ikut seremoni tahap III tetapi satu pemda gagal mengumpulkan berkas PKS) sehingga total sampai saat ini ada 254 pemda yang telah bersinergi. 

Beberapa capaian dari kerja sama selama ini yakni telah dilakukan pengawasan bersama dengan penerbitan Daftar Sasaran Pengawasan Bersama (DSPB) sebanyak 6.745 wajib pajak dengan 152 pemda. 

Klasifikasi Lapangan Usaha atas DSPB paling banyak berada pada sektor penyediaan akomodasi, makanan, dan minuman dengan persentase 54%, kegiatan jasa lainnya (19%), perdagangan besar dan eceran (14%), real estate dan konstruksi (4%), kebudayaan, hiburan, dan rekreasi (3%), dan lain-lainnya (6%). 

Sebagai tindak lanjut pengawasan oleh pemda, telah diberikan persetujuan izin pembukaan data perpajakan oleh Menteri Keuangan terhadap wajib pajak dalam DSPB tersebut. 

Selain itu, telah dilaksanakan Bimbingan Teknis Pengawasan dan Pemeriksaan kepada 18 pemda, kegiatan penyuluhan bersama, serta Diklat Penagihan terkait Juru Sita bagi aparatur dari 21 pemda yang diselenggarakan oleh DJPK. 

Di Provinsi Riau, PKS Tripartit ini telah dijalin dengan 4 pemerintah daerah yaitu Pemerintah Kota Pekanbaru sejak 2020 dan Pemerintah Kabupaten Siak, Pemerintah Kabupaten Kampar, serta Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sejak 2021. 

Pada hari ini, DJP dalam hal ini Kanwil DJP Riau resmi telah menjalin kerjasama dengan seluruh pemerintah daerah dalam hal optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah. 

Pemerintah Daerah di Provinsi Riau yang ikut menandatangani PKS Tripartit pada hari ini adalah sebagai berikut: 
1.Provinsi Riau 
2.Kota Dumai 
3.Kabupaten Rokan Hilir 
4.Kabupaten Bengkalis 
5.Kabupaten Kepulauan Meranti 
6.Kabupaten Pelalawan 
7.Kabupaten Indragiri Hulu 
8.Kabupaten Indragiri Hilir 
9.Kabupaten Kuantan Singingi 

DJP berharap kolaborasi ini dapat segera diikuti seluruh pemda untuk mengatasi tantangan pemungutan pajak pusat dan daerah, di antaranya potensi korupsi, keterbatasan sumber daya manusia, serta tantangan pemadanan data.(JG/RLS)



 
Berita Lainnya :
  • Seluruh Pemda di Riau Tanda Tangani PKS Tripartit Untuk Optimalisasi Pajak Pusat dan Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dari Nasib Suku Sakai Hingga Perda Pemberdayaan Masyarakat Adat
    02 Doa Korban Kebakaran Terkabulkan Diberi Kasur Empuk dari Caisar Spring Bed
    03 Mulai Malam Hari Hujan Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    04 Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Jadi Narasumber Dalam Rakorda Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)
    05 Mulai Malam Hari, Hujan Akan Mengguyur Beberapa Wilayah di Riau
    06 Kanwil DJP Riau bersama KPP Pratama Dumai Tandatangani DSPB dengan Pemko Dumai dan Pemkab Rohil
    07 Titik Panas Nihil, Hujan Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    08 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    09 Cegah Cemas Karena Resesi, Tabungan Emas Jadi Solusi
    10 Sobat Expo Adira Finance Dapat Sambutan Antusias Warga
    11 Syamsuar  Sebut Peningkatan PAD Kunci Keberhasilan Otonomi Daerah
    12 Fadila: Audit Dulu Pengerjaan Tahun 2022 Yang Banyak Masalah
    13 Akhir Pekan, Adira Finance Gelar Sobat Expo 2022 di Mal SKA
    14 BKKBN Riau Kukuhkan Dandim Rokan Hilir Jadi Bapak Asuh
    15 Rokan Hilir Berkomitmen Turunkan Stunting
    16 Sore Hingga Dini Hari Berpotensi Terjadi Hujan di Wilayah Riau
    17 Ratusan Siswa/i SMA se-Siak Ikuti Lomba Cerdas Cermat
    18 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Hari Ini
    19 Inovasi “Cemara Stunting” di Kelurahan Air Putih Kota Pekanbaru Provinsi Riau
    20 Soal Eksekusi PN Siak, Penghulu dan Tokoh Masyarakat Minta Hormati Proses Hukum
    21 BKBBN Riau Bekali Siswa SMA Negeri 6 Pekanbaru Terkait Kesehatan Reproduksi
    22 Jumlah Titik Panas Meningkat, Hujan Masih Berpeluang Terjadi Pada Beberapa Wilayah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau