BKKBN Riau Lakukan Grebek Stunting
Kamis, 28-07-2022 - 20:47:00 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -- Stunting adalah ancaman nyata bagi masa depan Indonesia. Pravelensi Angka stunting saat ini mencapai 24 persen dan kondisi ini melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization) yakni prevelansi stunting kurang dari 20 persen. Untuk itulah sesuai Perpres No.72 tahun 2021 tentang Penurunan stunting mengamanatkan pencapaian target prelevansi stunting sebesar 14٪ pada tahun 2024 mendatang.

Untuk menggesa itu BKKBN yang ditunjuk sebagai komando untuk penanganan stunting di Indonesia terus melakukan berbagai upaya percepatan. Termasuk adanya program Bapak Asuh yang beberapa waktu lalu dicanangkan sebagai salah satu upaya gotong royong bersama semua pihak guna mengantisipasi munculnya stunting. Konsep bapak asuh ini adalah, setiap donatur akan membantu anak-anak asuhnya yang berpotensi/stunting dan berasal dari keluarga tidak mampu, berupa dana yang akan digunakan oleh TPK (Tim Pendamping Keluarga) untuk membuat makanan yang sehat dengan gizi seimbang.

Kepala BKKBN Riau, Dra. Mardalena Wati Yulia M.Si, saat melaksanakan kegiatan Grebek Stunting di kelurahan umban sari rumbai, kepada wartawan mengatakan berbagai upaya terus dilakukan termasuk Grebek Stunting. Grebek Stunting ini dilakukan dengan mengunjungi Keluarga yang memiliki anak beresiko stunting dan diberikan bantuan makanan tambahan serta edukasi untuk mencegah stunting.

“Alhamdulillaah hari ini kita melakukan Grebek Stunting bersama dengan PLKB, TNI, Lurah umban sari, RW, PKBI Riau, serta PT. Pertamina Hulu Rokan yang bersedia menjadi bapak stunting untuk lebih dari 100 bayi bawah dua tahun di riau. Untuk kelurahan umban sari ini, pertamina hulu Rokan menyerahkan bantuan kepada 10 anak. Harapannya ini akan mampu mencegah terjadinya stunting pada anak yang kita kunjungi ini,” terang Mardalena.

Di tempat yang sama Analyst Social Performance PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR), Winda Damelia, mengatakan kegiatan ini merupakan tanggung jawab sosial perusahan PT. Pertamina Hulu Rokan bidang kesehatan. Dikatakannya pihak PHR mendukung program pemerintah dalam hal ini mencegah munculnya stunting, menuju 14% stunting 2024.

“Ini adalah pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan dalam pilar kesehatan. Dalam hal ini kita berkolaborasi dengan bkkbn riau, PLKB, TNI, dan lain-lain. Dalam kegiatan ini kita memberikan bantuan dalam bentuk makanan tambahan untuk bayi, alat ukur timbang untuk puskesmas, serta pelatihan kader Posyandu.” jelas Winda.

Selain Pekanbaru, Winda mengatakan, PT. PHR juga melakukan kegiatan serupa di daerah Kabupten Kampar, Siak, Bengkalis dan Rokan Hilir. Jumlah keseluruhan untuk Riau sebanyak 114 anak. 

Lurah Umban Sari Rumbai, Hj. Asparida S.Sos, M.Si, yang turut dalam rombongan, menyampaikan terima kasihnya kepada BKKBN Riau, TNI, PLKB, serta pihak PT PHR yang telah memberikan perhatian kepada warganya. Ia berharap hal ini mampu memotivasi keluarga yang dibantu untuk mencegah terjadinya stunting. Serta muncul Bapak Asuh lainnya agar persoalan stunting dapat ditekan.

“Alhamdulillaah kami kelurahan umban sari mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, bkkbn riau, PKBI Riau,TNI dan PT. Pertamina Hulu Rokan atas perhatiannya kepada warga kami. Harapannya nanti akan lebih banyak lagi pihak yang melakukan hal serupa agar persoalan stunting ini dapat segera turun,” ucap Asparida.

Berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 Angka stunting di Provinsi Riau saat ini adalah 22,3 persen, dan untuk kota Pekanbaru berada di angka 11 persen. (AD)



 
Berita Lainnya :
  • BKKBN Riau Lakukan Grebek Stunting
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 DJP – Korlantas Jalin Misi Penerimaan Negara
    02 Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    03 Penegasan Kapolda Riau Irjen Iqbal Pada Apel Ops Zebra: Jangan Ada Perilaku Arogan
    04 Susun Strategi Peningkatan Penerimaan, Kakanwil DJP Riau Sambangi Bupati Kepulauan Meranti
    05 Tokoh Masyarakat Riau Apresiasi Ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tangani Kasus Duren Tiga
    06 8 WBTb Riau Sah Berstatus Nasional, Gubri Syamsuar: Tahniah Para Maestro!
    07 Bidan Berperan Besar Dalam Penurunan Stunting
    08 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    09 Hadapi Dunia Digital Indonesia 4.0, BharabasCamp Resmi Diluncurkan
    10 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Malam Nanti
    11 Hujan Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Pagi Ini
    12 DPD Forum Backstagers Indonesia Siap Bantu Industri Pariwisata Riau
    13 Gadai Elektronik Di Pegadaian, Kini Gak Pake Ribet
    14 Titik Panas Nihil, Hujan Berpotensi Terjadi Pada Sebagian Kecil Wilayah Riau
    15 Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Cama
    16 Ketua KONI Minta Pengprov PBSI Riau Cari Terobosan Pembinaan Atlet
    17 Seluruh Pemda di Riau Tanda Tangani PKS Tripartit Untuk Optimalisasi Pajak Pusat dan Daerah
    18 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    19 Beberapa Wilayah di Riau Berpotensi Hujan
    20 Sinergi Bank Indonesia dan TPID Riau Perkuat Peran Bumdes Dalam Pengendalian Inflasi Pangan
    21 Kanwil DJP Riau Kembali Serahkan Pengemplang Pajak ke Kejaksaan
    22 Kakanwil DJP Riau Koordinasikan Pelaksanaan Optimaliasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau