Kunjungi Pekanbaru, Hasto Optimis Riau Capai Target
Senin, 25-07-2022 - 19:37:00 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -- Menilik data yang di rilis berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menunjukan prevalensi anak yang mengalami stunting di Provinsi Riau sebesar 22,3%. Melihat  pada angka rata rata penurunan dari tahun sebelumnya hanya mampu berkurang sebesar 1.6%. Walaupun angka ini masih di bawah rata-rata nasional 24,4%, akan tetapi sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting mengamanatkan target nasional angka prevalensi stunting adalah sebesar 14% pada tahun 2024.

Namun demikian kondisi stunting di Provinsi Riau diprediksi akan turun sesuai yang diharapkan, melihat dari strategi dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Riau bersama dengan tim pelaksana percepatan penurunan stunting tidak terkecuali pihak swasta yang bersinergi dan bergotong royong menurunkan angka stunting.

Optimisme ini disampaikan oleh  Kepala BKKBN RI, DR.(H.C) dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) saat menjadi nara sumber utama dalam Penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka percepatan penuruan stunting di Provinsi Riau, Senin (25/7/2022) di aula utama PTPN V di Pekanbaru.

“Angka stunting di Provinsi Riau saat ini berada di bawah rata-rata nasional yakni 22,3 persen, sementara di Pekanbaru 11 persen. Saya optimis karena gotong-royongnya juga hebat. Seperti pihak PTPN V yang menjadi Bapak Asuh Anak Stunting yang hari ini memberikan bantuan kepada anak beresiko stunting. Begitu juga dengan PT PHR yang menjadi BAAS bagi 100 anak,” papar Hasto.

Hasto Wardoyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Riau Syamsuar yang sangat concern terhadap percepatan penurunan stunting di Riau. Ia mengapresiaasi semua pihak, sehingga diakuinya ekspose stunting di provinsi riau sangat terasa.

Dalam kesempatan tersebut Ia juga mengapresiasi pihak swasta maupun individu yang turut serta dalam program Bapak Asuh. Termasuk PTPN V. Adanya Bapak Asuh Anak Stunting, akan semakin mendorong upaya percepatan agar angka pravelensi stunting di Riau dapat ditekan. 

“Kalau mau investasi jangka panjang dan banyak diuntungkan, jadilah Bapak Asuh Anak Stunting. Si anak akan berterima kasih karena mendapat gizi yang cukup, keluarganya terbantu, dan pemerintah juga akan berterima kasih karena terbantu dalam program ini. Yang berterima kasih banyak sekali,” imbaunya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy saat membuka secara resmi acara pembinaan dan penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) juga mengapresiasi pihak-pihak yang dengan ringan tangan bersedia menjadi Bapak Asuh, termasuk PTPN V dalam hal ini. 

“Kami mengucapkan Terimakasih Pada PTPN V beserta jajarannya yang telah menjadi bapak asuh untuk 50 orang anak. Semoga akan banyak pihak pihak swasta, perusahaan multinasional yang akan melakukan hal yang sama. Sehingga upaya percepatan penurunan stunting akan semakin cepat” terangnya.

Selanjutnya Masrul Kasmy mengungkapkan bahwa demi mempercepat penurunan stunting di Provinsi Riau, pemerintah telah menggelontorkan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2021 sebesar Rp. 38 Milyar lebih, bahkan dilakukan menambahkan dana hampir 100% pada tahun 2022 sebesar Rp.50 Milyar lebih.

"Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada BKKBN RI yang telah mengalokasikan dana khusus Yang dulu kita tidak dapatkan, sub bidang kb khusus yg sudah dia lokasikan untuk seluruh kabupaten kota di riau dan semoga dengan perhatian yang serius ini maka akan semakin maksimal sinergi dari seluruh stakeholder”, tutupnya. (AD)



 
Berita Lainnya :
  • Kunjungi Pekanbaru, Hasto Optimis Riau Capai Target
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 DJP – Korlantas Jalin Misi Penerimaan Negara
    02 Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    03 Penegasan Kapolda Riau Irjen Iqbal Pada Apel Ops Zebra: Jangan Ada Perilaku Arogan
    04 Susun Strategi Peningkatan Penerimaan, Kakanwil DJP Riau Sambangi Bupati Kepulauan Meranti
    05 Tokoh Masyarakat Riau Apresiasi Ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tangani Kasus Duren Tiga
    06 8 WBTb Riau Sah Berstatus Nasional, Gubri Syamsuar: Tahniah Para Maestro!
    07 Bidan Berperan Besar Dalam Penurunan Stunting
    08 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    09 Hadapi Dunia Digital Indonesia 4.0, BharabasCamp Resmi Diluncurkan
    10 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Malam Nanti
    11 Hujan Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Pagi Ini
    12 DPD Forum Backstagers Indonesia Siap Bantu Industri Pariwisata Riau
    13 Gadai Elektronik Di Pegadaian, Kini Gak Pake Ribet
    14 Titik Panas Nihil, Hujan Berpotensi Terjadi Pada Sebagian Kecil Wilayah Riau
    15 Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Cama
    16 Ketua KONI Minta Pengprov PBSI Riau Cari Terobosan Pembinaan Atlet
    17 Seluruh Pemda di Riau Tanda Tangani PKS Tripartit Untuk Optimalisasi Pajak Pusat dan Daerah
    18 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    19 Beberapa Wilayah di Riau Berpotensi Hujan
    20 Sinergi Bank Indonesia dan TPID Riau Perkuat Peran Bumdes Dalam Pengendalian Inflasi Pangan
    21 Kanwil DJP Riau Kembali Serahkan Pengemplang Pajak ke Kejaksaan
    22 Kakanwil DJP Riau Koordinasikan Pelaksanaan Optimaliasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau