Bincang Pajak
Wajib Pajak Harus Manfaatkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) Yang Akan Segera Berakhir
Kamis, 09-06-2022 - 21:11:00 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau kembali menggelar talkshow "Bincang Pajak (Bijak)" di Radio Bharabas Pekanbaru, Kamis (09/06/2022). Narasumber yang hadir kali ini berasal dari KPP Pratama Pekanbaru Senapelan, antara lain Ganda Roy Hutagalung, Ika Desi Adriana Batubara yang sering disapa Aci dan juga Asrina.

Tema talkshow Bijak yang dipandu oleh Jesi Gultom kali ini terkait dengan Program Pengungkapan Sukarela (PPS). 

"Program Pengungkapan Sukarela atau PPS ini tidak akan lagi pernah ada. Program ini adalah program yang memberi kesempatan kepada wajib pajak untuk mengungkap harta yang lupa disampaikan dalam pelaporan pajak. DJP mengetahui harta yang dimiliki atau yang telah dibeli oleh wajib pajak karena adanya kerjasama antar instansi. Oleh karena itu wajib pajak diminta untuk melaporkan harta yang dimiliki namun belum masuk dalam SPT Tahunan di 2016 hingga 2020," jelas Aci.

Sementara itu Ganda Roy Hutagalung mengungkapkan kebijakan PPS ini ditujukan bagi wajib pajak yang dulu pernah mengikuti program Tax Amnesty (TA) di tahun 2016 hingga 2017 yang hartanya di cut off di tahun 2015. Namun saat wajib pajak tersebut mengikuti program Tax Amnesty tersebut masih ada harta yang kelupaan dilaporkan maka saatnya bagi wajib pajak untuk melaporkan harta tersebut di Program PPS ini.

"Setelah dia ikut TA ternyata masih ada hartanya yang belum dilaporkan. Karena dari data yang dimiliki oleh DJP banyak wajib pajak yang masih belum melaporkan semua hartanya," tegas Roy.

Narasumber berikutnya Asrina menjelaskan siapa saja yang dapat mengikuti program PPS ini.

"Program PPS ini dapat diikuti oleh wajib pajak badan dan pribadi yang sudah mengikuti program Tax Amenesty (TA). Serta bagi wajib pajak orang pribadi yang belum melaporkan pajaknya dari tahun 2016 hingga 2020," jelas Asrina.

Wajib pajak yang mengikuti program PPS ini akan banyak mendapat manfaat antara lain terhindar dari pengenaan sangsi. Program yang telah berlansung dari 1 Januari 2022 ini akan berakhir pada 30 Juni 2022.(JW)



 
Berita Lainnya :
  • Wajib Pajak Harus Manfaatkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) Yang Akan Segera Berakhir
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 IAIF ITB Usung Kolaborasi untuk Memecahkan Masalah Talenta Digital
    02 Sore Hingga Dini Hari Berpotensi Hujan Pada Beberapa Wilayah di Riau
    03 Hujan Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    04 Kepengurusan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada Kedokteran (KAGAMA DOK) Provinsi Riau Dilantik
    05 Ini 8 Tim Melaju ke Babak Perempat Final
    06 Kanwil DJP Riau Lelang Serentak Aset Sitaan Penunggak Pajak
    07 Munas Tetapkan Ismail Lutan sebagai Ketua Umum PJMI 2022-2027
    08 Titik Panas Nihil, Beberapa Wilayah Riau Berpotensi Hujan
    09 Rupat Utara , Perlu Perhatian Pemerintahnya
    10 Ekonomi Membaik, Penerimaan Pajak Melonjak
    11 Bertemu Wapres, Gubri Syamsuar Bahas BRK Syariah
    12 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Hari Ini
    13 BKKBN Riau Lakukan Grebek Stunting
    14 Pasca PPS, Kanwil DJP Riau Tingkatkan Pengawasan Wajib Pajak
    15 Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Indonesia
    16 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Sore Hingga Malam Nanti
    17 Sejumlah Wilayah di Riau Masih Berpotensi Hujan
    18 Kunjungi Pekanbaru, Hasto Optimis Riau Capai Target
    19 100 Pesen Jemaah Haji Riau yang Kembali ke Tanah Air Akan di Antigen
    20 Titik Panas Nihil, Hujan Berpeluang Terjadi Pada Sebagian Kecil Wilayah Riau
    21 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Optimis Turunkan Stunting
    22 Diskes Riau Buka Layanan Vaksin Booster di Area CFD Pekanbaru
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau