Diduga Korupsi Hibah Alat Kesehatan, Polda Riau Tahan dr HM
Senin, 20-09-2021 - 16:15:00 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Korupsi Hibah Alat Kesehatan, Polda Riau Tahan dr HM
  •  

    PEKANBARU -- Dalam jumpa pers usai memimpin Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021, Senin (20/9), Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan pihaknya telah menahan dr MH M.Kes (52 tahun), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti atas dugaan menggelapkan alat rapid tes dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Tersangka terancam dijerat undang-undang Korupsi pasal 9 jo pasal 10 dengan ancaman 5 hingga 10 tahun penjara.

    Kini MH sudah ditahan oleh Polda Riau. Kasusnya ditangani Subdirektorat III Reskrimsus. Irjen Agung dalam jumpa persnya didampingi Wakapolda, Brigjen Tabana Bangun, Kabid Humas Kombes Sunarto dan Direktur Reskrimsus Kombes Ferry Irawan menyebutkan, bahwa penyidikan akan terus bergulir, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pelaku lain, selain tersangka MH sendiri.
     
    "Tentu, kita akan dalami lagi kasusnya," tegas Irjen Agung.

    Terungkapnya perbuatan MH berawal setelah pihak kepolisian mendapat informasi dari masyarakat terkait alat rapid tes yang diberikan oleh kantor KKP kelas II, yang disalahgunakan. Seharusnya rapid tes ini diperuntukkan secara gratis, namun diduga dikomersilkan atau dijual oleh tersangka dengan nilai Rp150 ribu bahkan lebih, untuk setiap satu alatnya.

    "Jumat kemarin kita sudah memeriksa dan menahan dr MH, selaku Kadiskes Meranti. Kita lakukan penyidikan atas perbuatan penggelapan barang negara untuk kepentingan pribadi. Kita temukan bantuan rapid tes antigen sebanyak 3.000 alat yang diberikan oleh kantor KKP diselewengkan, tidak didistribusikan," beber jenderal bintang dua tersebut.

    "Antigen ini dikomersilkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dimana tujuan hibah Rapid tes yang diberikan kepada dinas sudah disalahgunakan. Kita akan hitung nanti berapa kerugian negara. Dia mengomersilkan satu rapid tes dengan menarik dana Rp150 ribu bahkan lebih," terang mantan Direktur cyber Bareskrim tersebut.

    Agar tidak dicurigai, tersangka lalu menutupinya dengan membuat laporan pengalokasian palsu. Kasusnya dilakukan tersangka mulai September 2020 lalu. 

    "Kita mendapat informasi dan datanya dari masyarakat, kemudian kita dalami karena kita tahu bahwa rapid yang harusnya disimpan difasilitas kesehatan ternyata tidak demikian, di mana sebagian alat berada di klinik yang bersangkutan (MH)," tutup  Agung.



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Korupsi Hibah Alat Kesehatan, Polda Riau Tahan dr HM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01
    02 KPU Riau dan Bupati Kabupaten Siak Tandatangani Kesepakatan Bersama
    03 Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau Hari Ini
    04 Temukan Pelanggaran Jukir, Dishub Imbau Lapor ke Nomor Pengaduan
    05 SPN Polda Riau Gelar Vaksinasi dan Berikan Sembako Kepada Masyarakat di Kampar
    06 Pasien Covid-19 di Pekanbaru Terus Menurun
    07 Kapolda Ajak Untuk Jadikan Riau Lebih Baik
    08 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Malam Nanti
    09 Indikator Vaksinasi Sudah Terpenuhi Menuju PPKM Level 1
    10 Dinas PUPR Koordinasi dengan Pengembang Bahas IPAL
    11 ACT Riau Bersama Komunitas 100Juta Hadirkan Humanity Food Bus di Pekanbaru
    12 Jokowi Minta PCR Rp300 Ribu, Kemenkes Hitung Ulang
    13 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Pada Dini Hari
    14 Walikota Ingatkan Pelaku Usaha dan Rumah Ibadah Disiplin Prokes
    15 Capaian Vaksinasi Masyarakat Umum di Kota Pekanbaru Sebanyak 78 Persen
    16 Pemerintah Sebut Kepatuhan Prokes di Sejumlah Daerah Menurun
    17 Awal Pekan, Hujan Masih Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    18 Inilah Daerah Persentase Vaksinasi COVID-19 Tertinggi di Riau
    19 Ahli Epidemiologi : Satgas Covid-19 di Sekolah Harus Bekerja Maksimal
    20 Sandiaga Uno: Festival Pulau Rupat Riau Masuk KEN 2021, Ini Eventnya
    21 Kapolri: Sebagai Gerbang Terakhir Tolong Disiplin
    22 Lahan Tol Pekanbaru - Bangkinang yang Belum Dibebaskan Tinggal 750 M
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau