kriminal
Korban Bullying, Cenderung Akan Menjadi Pelaku Jika tidak Ditangani dengan Baik
Rabu, 26-06-2019 - 17:23:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Korban Bullying, Cenderung Akan Menjadi Pelaku Jika tidak Ditangani dengan Baik
  •  

    Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan kata bullying. Penindasan atau bullying adalah perilaku agresif yang mengintimidasi individu maupun kelompok terhadap individu lain yang menjadi korban. Fenomena bullying cukup meresahkan masyarakat,  mengingat dampak bullying yang dapat berpengaruh besar pada kehidupan korban maupun pelaku.

    Pada dasarnya tidak ada pengertian bullying secara khusus. Bullying berasal dari kata bully, yang dalam kamus Oxford diartikan sebagai ‘seseorang yang terbiasa berusaha untuk menyakiti atau mengintimidasi mereka yang dianggap rentan’.

    Jika bully mewakili pelakunya, kata bullying yang populer diartikan sebagai tindakannya, maka Bullying dapat diartikan sebagai perilaku intimidasi.

    Sepanjang 2018 ,  Lembaga Perlindungan Anak Riau telah menyelesaikan empat kasus bullying  pada anak, disamping belasan kasus lain yang dilaporkan dan masih dalam tahap mediasi.  Rata rata kasus ini dilakukan antara sesama teman di bangku sekolah, bervariasi tingkat SD,  SMP, dan SMA.  Hal ini disampaikan Ester Yuliani Manurung selaku Ketua LPAR saat diwawancarai Reporter Bharabas beberapa waktu lalu.

    Esther memaparkan, dari kasus bullying yang sudah diselesaikan, terdapat temuan pelaku yang mem – bully temannya dikarenakan minimnya kehadiran orang tua dalam keluarga. Sehingga pelaku cenderung melampiaskan kekecewaannya  kepada temannya sebayanya  dalam bentuk bullying , baik secara fisik maupun verbal.

    Ester menambahkan , korban bullying akan berpotensi kembali menjadi pelaku jika tidak ditangani dengan baik. Penanganan secara psikologis seperti yang dilakukan LPAR , menjadi salah satu solusi untuk “korban” agar bisa memaafkan dan tidak trauma atas bully an yang dialami. (JG)



     
    Berita Lainnya :
  • Korban Bullying, Cenderung Akan Menjadi Pelaku Jika tidak Ditangani dengan Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pasar Higienis Pekanbaru bakal diperluas.
    02 Pemprov Riau Belum Bisa Tentukan Besaran APBD P 2019
    03 RUSIDI MINTA IZIN HADIRKAN BAWASLU BENGKALIS DI SIDANG MK
    04 OJK Riau Tidak Menyarankan Masyarakat Melakukan Pinjaman Online , Karena Bunganya Dinilai Cukup Ting
    05 Mantan Anggota Dewan Bawa Kabur Kendaraan Dinas
    06 Sosialisasi Sertifikasi Profesi Perbankan Indonesia
    07 Meriahkan HUT RI, Digelar Festival Gapura Cinta Negeri se Indonesia
    08 Wali Kota Pekanbaru Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden
    09 Wako Ganti Plt Kadikes Dari Indra Pomi ke M Amin
    10 Pemprov Belum Cairkan DAK Fisik Tahap I
    11 Sejumlah APILL di Pekanbaru mati
    12 Pemko Pekanbaru Dukung Masyarakat Yang Ingin Menanam Cabe
    13 Peralatan Minim, Perbaikan jalan Rusak Terkendala
    14 Pemprov Berharap Pusat Bisa Bantu Daerah Atasi Abrasi
    15 77 tiang reklame di jalan Sudirman tak Berizin
    16 Pemko Pekanbaru Akan Perluas Lokasi festinight
    17 Hilirisasi Produk Turunan Sawit Perlu Dilakukan Untuk Mengatasi Kerugian Petani Sawit.
    18 Bupati Kuansing Akan Buka Mubes III Kenegerian Simandolak
    19 Omset Menurun Pedagang Salahkan Indomaret
    20 Selama Tahun ini Polda Riau Sudah Tangani 16 kasus Karhutla
    21 Terima Kunjungan Mabes Polri, Ketua Bawaslu Beberkan Jumlah Pelanggaran Pemilu di Riau.
    22 Kadisdik Bantah Merger SDN 01 Bertujuan Untuk Alih Fungsi Lahan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau