Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan hukuman denda untuk PSSI karena kerusuhan suporter yang te" />
 
 
Rusuh Indonesia vs Malaysia, FIFA Resmi Hukum PSSI
Rabu, 09-10-2019 - 10:16:36 WIB
Ketegangan sempat terjadi di bangku suporter ketika Timnas Indonesia berhadapan dengan Malaysia.  (Foto: indosport.com)
TERKAIT:
 
  • Rusuh Indonesia vs Malaysia, FIFA Resmi Hukum PSSI
  •  

    JAKARTA -- Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan hukuman denda untuk PSSI karena kerusuhan suporter yang terjadi di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Timnas Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 September 2019.

    PSSI menyatakan menerima sanksi denda sebesar 45 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp643 juta. Melalui Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, induk organisasi sepak bola di Indonesia itu juga berharap tidak ada lagi kerusuhan suporter.

    "PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar tidak terulang," ucap Tisha dikutip dari situs resmi PSSI.

    "Sepak bola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati," sambungnya.

    PSSI juga berharap semua pihak dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan di sepak bola Indonesia sekaligus mewujudkan nilai-nilai baik dalam sepak bola.

    Pertandingan antara Skuat Garuda dan Tim Harimau Malaya sempat terhenti sesaat pada babak kedua lantaran terjadi kericuhan di bangku suporter.

    Sejumlah pendukung Malaysia mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Suporter tim tamu pun sempat dievakuasi pada awal babak kedua dan pada akhir pertandingan.

    Sesaat usai laga, suporter Malaysia pun tidak dapat langsung ke luar SUGBK karena situasi yang belum kondusif selepas laga yang berakhir dengan skor 3-2 untuk Malaysia.

    Sehari berselang setelah laga Indonesia vs Malaysia, Federasi sepak bola Malaysia memang berencana melapor ke FIFA dan ketika itu PSSI mengaku siap menerima keputusan FIFA.

    Peristiwa tersebut juga membuat pemerintah Indonesia meminta maaf secara resmi kepada pemerintah Malaysia. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Rusuh Indonesia vs Malaysia, FIFA Resmi Hukum PSSI
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Lima Pemain Barcelona Diklaim Positif Virus Corona
    02 Biro Haji Khusus Minta Kemenag Duduk Bareng Cari Solusi
    03 Posko Cek Poin Dilima Perbatasan Diperpanjang
    04 4 Hari tak Ada Kasus Positif Covid-19, Jubir: Perketat Protokol Kesehatan
    05 Hasil Swab 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Negatif Corona
    06 Pemko Gelar Rapid Test Massal Gratis di 2 Tempat
    07 Cara Aman Jaga Diri dari Virus Corona Saat Kerja di Kantor
    08 Jadwal Lengkap Liga-liga Eropa Kembali Dimulai
    09 Ibadah Haji 2020 Ditiadakan
    10 Hujan Akan Mengguyur Wilayah Riau Pada Sore Hingga Dini Hari
    11 MU Resmi Perpanjang Kontrak Ighalo hingga 2021
    12 Ibu Kota Pindah, Penajam Paser Utara Kebanjiran Penduduk Baru
    13 4 Cara Memberi Perhatian pada Orang dengan Gangguan Mental
    14 MotoGP Jepang 2020 Batal Digelar
    15 Menag Umumkan Nasib Pemberangkatan Jemaah Haji Selasa Besok
    16 Penonton Berpeluang Datang ke Wembley Saat Final Piala FA
    17 Lima Provinsi Tambahan Corona Tertinggi, Jatim Paling Banyak
    18 5 Tanda Kecemasan pada Anak
    19 Virus Corona Buat Pendapatan Ronaldo dan Messi Merosot
    20 DMI Akan Keluarkan Maklumat soal Salat Jumat Bergelombang
    21 Mantan Kepala Mekanik Disebut Biang Masalah Performa Rossi
    22 Tuai Kritik, Kemendagri Ubah Aturan soal Ojol saat New Normal
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau