Sejumlah astronom Amerika dari Universitas Cornell berhasil mendeteksi delapan sinyal di anta" />
 
 
Astronom Deteksi 8 Sinyal Misterius di Antariksa
Kamis, 15-08-2019 - 13:32:47 WIB
Ilustrasi.
TERKAIT:
 
  • Astronom Deteksi 8 Sinyal Misterius di Antariksa
  •  

    BULETINSATU.com -- Sejumlah astronom Amerika dari Universitas Cornell berhasil mendeteksi delapan sinyal di antariksa yang dikenal sebagai fast radio bursts (FRBs). Fenomena ini diklaim masuk ke dalam salah satu misteri terbesar di alam semesta.

    Laporan itu tersedia dalam The Astrophysical Journal Letters yang tercantum di laman resmi Universitas Cornell. Astronom menjelaskan bahwa delapan sinyal tersebut berulang kali terdeteksi oleh teleskop radio Eksperimen Pemetaan Intensitas Hidrogen Kanada (CHIME).

    Tertangkapnya sinyal FRB menjadi momentum bagi para astronom untuk mulai membangun basis data statis repeater, yang dapat membantu mereka untuk mengetahui secara spesifik sinyal tersebut.

    Sebagian besar FRB diketahui hanya terdeteksi sekali dan tidak dapat diprediksi. Maka dari itu, repeater sangat lah penting agar melacak lebih banyak lagi sinyal dan menentukan jenis lingkungan mana mereka berasal.

    "Kami sudah tahu dari FRB 121102 bahwa semburan itu bisa sangat berkelompok, kadang sumbernya tidak meledak selama berjam-jam. Kami telah mengamati hal yang sama pada FRB 180916 yang menghasilkan 10 letupan sinyal," kata fisikawan Ziggy Pleunis dari Universitas McGill dikutip ScienceAlert.

    Kendati demikian, enam FRB hanya berkedip satu kali dan memiliki jeda terpanjang antar sinyal lebih dari 20 jam. Sementara FRB kedelapan hanya berkedip sebanyak tiga kali.

    Selain itu terdapat penyimpangan frekuensi yang dialami oleh dua sinyal yakni FRB 121102 dan 180814. Kedua sinyal itu menunjukkan pergeseran frekuensi yang semakin rendah. 

    "Saya pikir ada beberapa informasi yang sangat penting dalam struktur itu [sinyal] sehingga kita perlu mencari cara untuk menyandikan dan sangat menyenangkan untuk mencoba mencari tahu apa sebenarnya sinyal itu," tutur Pleunis.

    Teleskop CHIME sendiri dioptimalkan untuk memantau gelombang langit yang sangat luas, melintasi rentang frekuensi yang lebih rendah daripada teleskop radio seperti ASKAP atau Parkes Observatory di Australia.

    Sejauh ini, astronom berpendapat bahwa pendekatan CHIME terbukti sangat efektif dalam pendeteksian. Selain delapan sinyal yang terdeteksi, awal tahun 2019 CHIME juga berhasil mendeteksi dua sinyal yakni FRB 121102 pada Januari dan FRB 180814 bulan Februari. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Astronom Deteksi 8 Sinyal Misterius di Antariksa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemerintah Lobi Arab Izinkan Jemaah yang Terlanjur Berangkat
    02 Rakorda 2020, BKKBN Riau siap sukseskan Banggakencana
    03 Mahasiswa dan HMI Kota Dumai Bantu Padamkan Karhutla
    04 Walikota targetkan tahun Depan MPP ADminduk Layani 2500 Kunjungan per Hari
    05 Balai Pelestarian Cagar Budaya Meninjau 5 Cagar BUdaya di Pekanbau
    06 Rencana Serah Terima Gedung Mapolda yang Baru, Tergantung Kesiapan Polda Riau
    07 5 Cara Tidur Nyenyak saat Hidung Tersumbat
    08 Efek Virus Corona, German Open 2020 Dibatalkan
    09 Kemenag Minta Penjelasan Saudi Soal Visa Umrah Disetop
    10 Titik Panas di Riau Mencapai 43 Titik
    11 BI Provinsi Riau Gelar Workshop Onboarding Bagi UMKM
    12 Kantor Wilayah DJP Riau Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan ke Kejaksaan
    13 Gubri akan Evaluasi Kepala Sekolah SMA dan SMK
    14 Wali Kota Putuskan Tetap Lanjutkan Pembongkaran TPS Pasar Sukaramai
    15 Alasan Mengapa Corona Belum Disebut Pandemi
    16 Olimpiade Tokyo 2020 Terancam Batal karena Virus Corona
    17 Fokus Visi Misi Jokowi, Tito Abaikan Isu Reshuffle
    18 Komit Tindaklanjuti MoU, Unilak Gelar Pelatihan Relawan Karhutla
    19 Bawaslu RI Luncurkan Indeks Kerawanan Pilkada 2020
    20 BMKG Sebut Tidak Ada Potensi Hujan Hari Ini
    21 PSSI Akan Bentuk Tim Keamanan Khusus untuk Timnas Indonesia
    22 Menkes: WNI di Diamond Princess Positif Corona Dirawat Jepang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau