Studi Sebut Pria Botak Lebih Berisiko Terkena Covid-19
Sabtu, 25-07-2020 - 11:28:45 WIB
Ilustrasi: Studi menemukan bahwa kondisi botak pada pria bisa dijadikan faktor untuk melihat risiko seseorang terinfeksi virus corona penyebab Covid-19.
TERKAIT:
 
  • Studi Sebut Pria Botak Lebih Berisiko Terkena Covid-19
  •  

    JAKARTA -- Studi mendapati pria lebih berisiko terinfeksi virus corona (Covid-19) dibandingkan wanita. Tak hanya itu, studi terbaru bahkan mendapati pria botak lebih berisiko dibandingkan orang yang memiliki rambut.

    Penelitian awal dari Brown University menemukan bahwa hormon androgen, hormon yang menyebabkan kerontokan pada rambut pria, terkait dengan kasus Covid-19 yang parah. Peneliti menyebut penemuan mereka sebagai 'Gabrin Sign' atau 'Tanda Gabrin'.

    Gabrin Sign merupakan sebutan faktor risiko ini lantaran dokter Amerika Serikat yang pertama meninggal karena Covid-19 memiliki kepala yang botak bernama Frank Gabrin.

    "Kami pikir androgen atau hormon pria merupakan pintu gerbang bagi virus untuk memasuki sel kita. Kami berpikir kebotakan adalah alat prediksi keparahan," kata peneliti utama Carlos Wambier, dikutip dari Forbes.

    Wambier dan timnya melakukan dua studi di Spanyol. Salah satu hasil studi yang diterbitkan di American Academy of Dermatology menunjukkan bahwa 79 persen pria yang dirawat di tiga rumah sakit di Madrid adalah botak. Responden penelitian ini adalah 122 orang yang positif Covid-19.

    Studi kedua dari 41 pasien, didapati 71 persen adalah botak.

    Sementara pada wanita, faktor androgen disebut juga dapat berpengaruh. Peningkatan androgen pada wanita dapat terjadi karena sindrom metabolik, penggunaan KB dengan hormon progesteron, dan sejumlah kondisi medis.

    "Ada banyak kondisi medis yang dapat meningkatkan aktivitas androgen pada wanita dan mungkin berkorelasi dengan peningkatan kerentanan terhadap Covid-19," tulis studi itu.

    Wambier merekomendasikan terapi anti-androgen untuk pengobatan Covid-19.

    "Jika vaksin tidak ditemukan atau terbukti tidak efektif, penekanan androgen sebagai pengobatan profilaksis dapat mengurangi beban penyakit Covid-19," tulis studi itu.

    Namun, peneliti mengakui tidak mengontrol faktor usia dalam studi ini. Pasalnya usia juga memengaruhi risiko gejala virus corona. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Studi Sebut Pria Botak Lebih Berisiko Terkena Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Cegah Corona, Pemprov Riau Antisipasi Klaster Sekolah
    02 Disdik Targetkan Pekan Depan 80 Persen Pelajar Tuntas Divaksin
    03 Pekanbaru Ditargetkan Herd Immunity Desember
    04 Pemerintah Buka Opsi TNI-Polri Jadi Penjabat Gubernur
    05 PPKM Level II, Kasatpol PP Pastikan Patroli Prokes Tetap Berjalan
    06 Dishub Sebut Pihak Ketiga Penuhi Target Pendapatan Parkir
    07 Peringati Hari Lalulintas Ke 66, Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi.
    08 Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Gunakan PeduliLindungi
    09 Sebagian Besar Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan
    10 Mushaf Alquran dan Beras Gratis Sapa Mualaf Suku Akit di Pulau Penyalai
    11 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Dua Pekan Turun ke PPKM Level Satu
    12 Vaksinasi Merdeka Serentak, Polda Riau Gandeng Perguruan Tinggi Siapkan 9000 Vaksin Dan 1500 Paket
    13 Pemerintah Ancam Pidanakan Pelaku Pengalihan Aset BLBI
    14 Tititk Panas Nihil, Sebagian Besar Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan
    15 Pekanbaru Masuk PPKM Level 2
    16 COVID-19 di Riau Sudah Turun, Gubri Imbau Masyarakat Tetap Lakukan Prokes
    17 Aktivitas Belajar Tatap Muka di SMP Negeri 44 Dihentikan Sementara
    18 Tito Terbitkan 2 Inmendagri soal PPKM, Aturan Dilonggarkan
    19 Hari Ini Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan
    20 Diduga Korupsi Hibah Alat Kesehatan, Polda Riau Tahan dr HM
    21 Sudah 110 Anak yang Terdata Kehilangan Orangtua Karena Covid
    22 Bakamla Pastikan Keamanan di Laut Natuna Kembali Terkendali
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau