Anak yang menangis dan tantrum seringkali sulit dihentikan. Terutama pada balita yang belum mampu mengungkapkan" />
 
 
Cara Menenangkan Anak yang Menangis dan Tantrum
Kamis, 25-06-2020 - 11:26:59 WIB
Ilustrasi: Anak yang menangis dan tantrum kerap sulit dikendalikan, tapi ada beberapa trik yang bisa dicoba para orang tua dan pengasuh untuk menenangkannya. (Foto: Istockphoto)
TERKAIT:
 
  • Cara Menenangkan Anak yang Menangis dan Tantrum
  •  

    BULETINSATU.com -- Anak yang menangis dan tantrum seringkali sulit dihentikan. Terutama pada balita yang belum mampu mengungkapkan maksud dan keinginan mereka. 

    Karena itu terdapat sejumlah cara menenangkan anak yang menangis dan tantrum yang dapat dilakukan orang tua atau pengasuh.

    Dokter spesialis anak dan konsultan tumbuh kembang, Catharine Mayung Sambo menjelaskan, usia balita terutama memasuki 3 tahun rentan dengan menangis dan tantrum yang sulit dikendalikan. Tantrum adalah amarah atau amukan karena tidak mampu mengungkapkan keinginan atau kebutuhan dengan kata-kata.

    Seringkali tantrum dan menangis terjadi bersamaan.

    "Usia 3,5 tahun merupakan masa di mana anak sedang keras sekali tantrumnya. Perlu pula dipahami pada usia ini anak belum mengerti bahasa secara penuh. Hanya bisa berkomunikasi dengan tiga atau empat kata," kata Chatarine dalam webinar RSPI, Rabu (24/6).

    Berikut sejumlah cara menenangkan anak yang menangis dan tantrum

    1. Jangan panik
    Setiap orang tua dan pengasuh disarankan untuk tidak panik ketika menghadapi anak yang menangis tanpa henti dan juga tantrum yang tak berkesudahan. Biasanya panik muncul karena orang tua takut anaknya tak bisa berhenti dan mengganggu orang lain.

    Tetaplah berusaha tenang, karena panik hanya akan memperkeruh suasana. Sikap orang tua yang tenang juga dapat berpindah pada anak dan menenangkan mereka.

    2. Atur emosi anak dengan menenangkan mereka
    Saat anak menangis dan tantrum, segera kendalikan emosi anak.

    "Yang perlu dilakukan pertama kali ketika anak menangis adalah membantu meregulasi atau mengatur emosi anak," ucap Catharine.

    Cobalah untuk menenangkan anak dan menjelaskan bahwa kondisinya akan baik-baik saja.

    3. Menggendong atau mendekap anak
    Menenangkan anak juga dapat dilakukan dengan cara menggendong atau mendekap anak. Cara ini dapat memberikan rasa aman dan juga menunjukkan kasih sayang pada anak.

    4. Bawa anak ke tempat baru
    Catharine juga menyarankan untuk segera membawa anak ke tempat atau lokasi yang baru. Misalnya, ruangan lain atau ruangan terbuka yang lebih tenang. Cara ini dapat membuat suasana hati anak ikut berubah menjadi lebih baik.

    5. Alihkan perhatian anak
    Anak yang sedang menangis dan tantrum juga dapat dihentikan dengan mengalihkan perhatian anak. Misalnya, memberikan mainan, makanan, dan melihat sesuatu yang lebih menarik.

    6. Jangan memarahi anak
    Jangan emosi dan memarahi anak yang sedang menangis dan tantrum. Tindakan memarahi anak dapat membekas dan berdampak pada tumbuh kembang anak selanjutnya. Anak bisa menjadi trauma dan stres karena emosi dan marah orang tua.

    7. Ajak anak bicara
    Saat anak sudah tenang, ajak anak untuk bicara. Tujuannya adalah untuk mengetahui apa yang membuatnya menangis dan tantrum. Hal ini dapat dijadikan pelajaran dan perbaikan di masa depan. Anak juga dapat memahami dengan lebih baik.

    Ajak anak diskusi yang membangun sesuai dengan usia mereka.

    "Setelah tenang, baru diajak bicara untuk saling memahami," ucap Catharine. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Cara Menenangkan Anak yang Menangis dan Tantrum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Hujan Dari Pagi Sebabkan Tidak Terpantaunya Titik Panas di Riau
    02 Permen Soal Corona Bukan Sebab Tae Yong Belum Tiba di Indonesia
    03 Kondisi Krisis, Jokowi Minta Menteri Kerja Lebih Keras
    04 Kadis PMD Provinsi Riau Jelaskan Tiga Tahapan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa
    05 Kadiskes Riau: Kegiatan Rapid Tes Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan Sementara
    06 Wali Kota Dorong DLHK Tertibkan Masalah Pungutan Sampah
    07 Penjabat Sekda Petakan Pemasukan Daerah saat Pandemi
    08 Mengenal Gejala Bubonic, Wabah yang Dihadapi China
    09 Milan vs Juventus: Ibrahimovic Lebih Hebat dari Ronaldo
    10 Pengakuan Menag Minta BPKH Transfer Dana Haji BPIH Rp7,1 M
    11 Hujan Ringan Akan Guyur Riau Siang Ini
    12 Klub-klub Raksasa Bidik Messi, MU Diklaim Ikutan Melirik
    13 Kemenkes Tetapkan Tarif Maksimal Rapid Test Corona Rp150 Ribu
    14 Walikota Minta Tertibkan Mobil Dinas
    15 Pemko Berikan Relaksasi Kepada 11 Objek Pajak
    16 Ditpolair Polda Riau Amankan Kapal Bermuatan Rokok Tanpa Cukai dan Dokumen
    17 Api berhasil dipadamkan, Polisi Lidik Pelaku Pembakaran
    18 7 Buah untuk Mencegah Penyakit Jantung
    19 Hasil Liga Inggris: Tottenham Menang atas Everton
    20 Syarat Rapid Test Digugat, Gugas Covid Diadukan ke Ombudsman
    21 Pagi Hingga Malam Hujan Akan Guyur Beberapa Wilayah di Riau
    22 Winger Timnas Indonesia Yakin Shin Tae Yong Lampaui Target
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau