Begini Aturan dan Tampilan Meterai Elektronik
Selasa, 05-10-2021 - 12:27:00 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA -- Menteri Keuangan menerbitkan dua peraturan tentang bea meterai. Pertama, aturan pembayaran bea meterai menggunakan meterai elektronik. Kedua, aturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2021 tentang pengadaan, pengelolaan, dan penjualan meterai.

Pembayaran bea meterai menggunakan meterai elektronik dilakukan dengan membubuhkan meterai elektronik pada dokumen yang terutang bea meterai melalui sistem meterai elektronik. Meterai elektronik sendiri memiliki kode unik berupa nomor seri dan keterangan tertentu yang terdiri atas gambar lambang negara Garuda Pancasila, tulisan “METERAI ELEKTRONIK”, serta angka dan tulisan yang menunjukkan tarif bea meterai.

Pembubuhan meterai elektronik dapat dilakukan melalui Portal e-Meterai pada tautan https://pos.e-meterai.co.id terlebih dahulu membuat akun pada laman tersebut. Dalam hal terjadi kegagalan pada sistem meterai elektronik, pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP).

Selain mengatur tentang pembayaran bea meterai dengan meterai elektronik, aturan ini juga mengatur tentang ciri umum dan ciri khusus pada meterai tempel, meterai dalam bentuk lain, penentuan keabsahan meterai, serta pemeteraian kemudian. Peraturan ini sekaligus menggantikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021.

Terkait dengan aturan pengadaan, pengelolaan, dan penjualan meterai, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melaksanakan pencetakan meterai tempel serta pembuatan dan distribusi meterai elektronik melalui penugasan dari pemerintah. Peruri dalam melaksanakan distribusi meterai elektronik dapat bekerja sama dengan pihak lain melalui proses yang transparan, akuntabel, serta memberi kesempatan yang sama. Di sisi lain, untuk distribusi dan penjualan meterai tempel dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia.

Kedua peraturan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran bea meterai yang terutang atas dokumen berbentuk elektronik serta memberikan kepastian hukum mengenai pelaksanaan pencetakan meterai tempel, pembuatan dan distribusi meterai elektronik, serta distribusi dan penjualan meterai tempel melalui penugasan.

Pada hari yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, dan Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) Dwina Septiani Wijaya melakukan peluncuran meterai elektronik. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, perwakilan dari Badan Siber dan Sandi Negara, beberapa direksi dari Badan Usaha Milik Negara, serta beberapa pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan turut hadir secara fisik maupun virtual pada acara yang diselenggarakan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak ini.

“Di dalam kurun waktu hampir satu tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak menyiapkan seluruh kesiapan dari sisi teknikal maupun dari sisi aplikasi bekerja sama dengan Perum Peruri untuk bisa mewujudkan apa yang disebut dengan e-meterai atau meterai elektronik. Sehingga pada hari ini, kita alhamdulillah bisa meluncurkan secara resmi apa yang disebut meterai elektronik atau e-meterai,” ungkap Menteri Keuangan dalam sambutannya.

Ketentuan lebih lanjut tentang pembayaran bea meterai dengan meterai elektronik dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.03/2021 yang berlaku sejak 1 Oktober 2021. Selain itu, aturan tentang pengadaan, pengelolaan, dan penjualan meterai dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 133/PMK.03/2021 yang berlaku sejak 29 September 2021. Untuk mendapatkan kedua salinan peraturan ini dan peraturan lain dapat mengunjungi www.pajak.go.id. (JG/RLS)



 
Berita Lainnya :
  • Begini Aturan dan Tampilan Meterai Elektronik
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dari Nasib Suku Sakai Hingga Perda Pemberdayaan Masyarakat Adat
    02 Doa Korban Kebakaran Terkabulkan Diberi Kasur Empuk dari Caisar Spring Bed
    03 Mulai Malam Hari Hujan Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    04 Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Jadi Narasumber Dalam Rakorda Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)
    05 Mulai Malam Hari, Hujan Akan Mengguyur Beberapa Wilayah di Riau
    06 Kanwil DJP Riau bersama KPP Pratama Dumai Tandatangani DSPB dengan Pemko Dumai dan Pemkab Rohil
    07 Titik Panas Nihil, Hujan Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    08 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    09 Cegah Cemas Karena Resesi, Tabungan Emas Jadi Solusi
    10 Sobat Expo Adira Finance Dapat Sambutan Antusias Warga
    11 Syamsuar  Sebut Peningkatan PAD Kunci Keberhasilan Otonomi Daerah
    12 Fadila: Audit Dulu Pengerjaan Tahun 2022 Yang Banyak Masalah
    13 Akhir Pekan, Adira Finance Gelar Sobat Expo 2022 di Mal SKA
    14 BKKBN Riau Kukuhkan Dandim Rokan Hilir Jadi Bapak Asuh
    15 Rokan Hilir Berkomitmen Turunkan Stunting
    16 Sore Hingga Dini Hari Berpotensi Terjadi Hujan di Wilayah Riau
    17 Ratusan Siswa/i SMA se-Siak Ikuti Lomba Cerdas Cermat
    18 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Hari Ini
    19 Inovasi “Cemara Stunting” di Kelurahan Air Putih Kota Pekanbaru Provinsi Riau
    20 Soal Eksekusi PN Siak, Penghulu dan Tokoh Masyarakat Minta Hormati Proses Hukum
    21 BKBBN Riau Bekali Siswa SMA Negeri 6 Pekanbaru Terkait Kesehatan Reproduksi
    22 Jumlah Titik Panas Meningkat, Hujan Masih Berpeluang Terjadi Pada Beberapa Wilayah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau