Pemerintah tidak henti-hentinya melakukan berbagai macam upaya untuk menyelamatkan perekonomian" />
 
 
Hadapi Dampak Covid-19, Pemerintah Perluas Sektor Usaha Penerima Fasilitas Pajak
Jumat, 01-05-2020 - 20:42:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Hadapi Dampak Covid-19, Pemerintah Perluas Sektor Usaha Penerima Fasilitas Pajak
  •  

    JAKARTA -- Pemerintah tidak henti-hentinya melakukan berbagai macam upaya untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia yang diperkirakan tidak akan tumbuh sesuai target yang sudah ditentukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Sejumlah insentif pun terus diguyur ke masyarakat dan pelaku usaha.
     
    Paling baru, pemerintah memberikan insentif pajak untuk menangkal efek covid-19. Secara rinci, pemerintah melalui Menteri Keuangan telah menambah jumlah sektor usaha yang dapat menerima fasilitas pajak dalam rangka mengurangi beban ekonomi wajib pajak akibat wabah covid-19.
     
    Selain memperluas sektor usaha penerima fasilitas yang sebelumnya sudah tersedia, pemerintah juga memberikan fasilitas baru yang ditujukan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Harapannya, geliat ekonomi yang redup akibat penyebaran covid-19 bisa kembali terjadi dan mendorong maju roda perekonomian.

    Adapun detail perluasan pemberian fasilitas dan fasilitas pajak UMKM tersebut yakni:

    Insentif PPh Pasal 21
    Insentif ini untuk karyawan pada perusahaan yang bergerak di salah satu dari 1.062 bidang industri tertentu, pada perusahaan yang mendapatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), dan pada perusahaan di kawasan berikat dapat memperoleh fasilitas pajak penghasilan ditanggung pemerintah.
     
    Insentif PPh Pasal 22 Impor
    Wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 431 bidang industri tertentu, pada perusahaan KITE, dan pada perusahaan di kawasan berikat mendapat fasilitas pembebasan dari pemungutan pajak penghasilan pasal 22 impor. Fasilitas ini sebelumnya hanya diberikan kepada 102 bidang industri dan perusahaan KITE.
     
    Insentif Angsuran PPh Pasal 25
    Wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 846 bidang industri tertentu, perusahaan KITE, dan perusahaan di kawasan berikat mendapat pengurangan angsuran pajak penghasilan pasal 25 sebesar 30 persen dari angsuran yang seharusnya terutang. Fasilitas ini sebelumnya hanya diberikan kepada 102 bidang industri dan perusahaan KITE.
     
    Insentif PPN
    Wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 431 bidang industri tertentu, perusahaan KITE, dan perusahaan di kawasan berikat, ditetapkan sebagai PKP berisiko rendah sehingga mendapat fasilitas restitusi dipercepat hingga jumlah lebih bayar paling banyak Rp5 miliar, tanpa persyaratan melakukan kegiatan tertentu seperti melakukan ekspor barang atau jasa kena pajak, penyerahan kepada pemungut PPN, atau penyerahan yang tidak dipungut PPN. Fasilitas ini sebelumnya hanya diberikan kepada 102 bidang industri dan perusahaan KITE.
     
    Insentif Pajak UMKM
    Pelaku UMKM mendapat fasilitas pajak penghasilan final tarif 0,5 persen (PP 23/2018) yang ditanggung pemerintah. Dengan demikian wajib pajak UMKM tidak perlu melakukan setoran pajak dan pemotong atau pemungut pajak tidak melakukan pemotongan atau pemungutan pajak pada saat melakukan pembayaran kepada pelaku UMKM. Untuk itu pelaku UMKM terlebih dahulu mendapatkan Surat Keterangan PP 23 serta wajib membuat laporan realisasi PPh Final DTP setiap masa pajak.

    Seluruh fasilitas di atas mulai berlaku sejak pemberitahuan disampaikan atau surat keterangan diterbitkan hingga masa pajak September 2020 dan dapat diperoleh dengan menyampaikan pemberitahuan atau mendapatkan surat keterangan yang dapat dilakukan secara online di www.pajak.go.id. (JG)



     
    Berita Lainnya :
  • Hadapi Dampak Covid-19, Pemerintah Perluas Sektor Usaha Penerima Fasilitas Pajak
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Hujan Dari Pagi Sebabkan Tidak Terpantaunya Titik Panas di Riau
    02 Permen Soal Corona Bukan Sebab Tae Yong Belum Tiba di Indonesia
    03 Kondisi Krisis, Jokowi Minta Menteri Kerja Lebih Keras
    04 Kadis PMD Provinsi Riau Jelaskan Tiga Tahapan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa
    05 Kadiskes Riau: Kegiatan Rapid Tes Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan Sementara
    06 Wali Kota Dorong DLHK Tertibkan Masalah Pungutan Sampah
    07 Penjabat Sekda Petakan Pemasukan Daerah saat Pandemi
    08 Mengenal Gejala Bubonic, Wabah yang Dihadapi China
    09 Milan vs Juventus: Ibrahimovic Lebih Hebat dari Ronaldo
    10 Pengakuan Menag Minta BPKH Transfer Dana Haji BPIH Rp7,1 M
    11 Hujan Ringan Akan Guyur Riau Siang Ini
    12 Klub-klub Raksasa Bidik Messi, MU Diklaim Ikutan Melirik
    13 Kemenkes Tetapkan Tarif Maksimal Rapid Test Corona Rp150 Ribu
    14 Walikota Minta Tertibkan Mobil Dinas
    15 Pemko Berikan Relaksasi Kepada 11 Objek Pajak
    16 Ditpolair Polda Riau Amankan Kapal Bermuatan Rokok Tanpa Cukai dan Dokumen
    17 Api berhasil dipadamkan, Polisi Lidik Pelaku Pembakaran
    18 7 Buah untuk Mencegah Penyakit Jantung
    19 Hasil Liga Inggris: Tottenham Menang atas Everton
    20 Syarat Rapid Test Digugat, Gugas Covid Diadukan ke Ombudsman
    21 Pagi Hingga Malam Hujan Akan Guyur Beberapa Wilayah di Riau
    22 Winger Timnas Indonesia Yakin Shin Tae Yong Lampaui Target
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau