Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menargetkan wacana menghidupkan kembali mata pelajaran Pendi" />
 
 
Mendikbud Targetkan PMP Kembali Diajarkan Tahun Depan
Rabu, 09-10-2019 - 22:19:59 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
TERKAIT:
 
  • Mendikbud Targetkan PMP Kembali Diajarkan Tahun Depan
  •  

    JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menargetkan wacana menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) bisa terealisasi pada tahun depan. Saat ini tim kementerian masih mengkaji konsep baru pelajaran PMP.

    Ia menjanjikan pengajaran mengenai nilai Pancasila dalam PMP yang baru akan berbeda dengan yang sebelumnya pernah diterapkan.

    "Namanya kan tidak harus PMP, tidak harus PMP yang penting substansinya," terang Muhadjir dikonfirmasi di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (9/10).

    Ia pun mengatakan telah menggelar dua kali pelatihan atau workshop di Jakarta dan Malang, yang secara khusus merembuk wacana ini.

    "Butirnya [butir-butir pancasila] bisa dikurangi bisa ditambah, kita lihat nanti lah. Yang penting bahwa penanaman nilai itu berbeda dengan transfer pengetahuan," jelas Muhadjir.

    Namun menurut dia, masih terdapat perdebatan di tengah pembahasan itu. Misalnya, mengenai perlu atau tidak ada pemisahan materi antara pendidikan kewarganegaraan dan Pancasila.

    "Sementara ini masih ada perbedaan, kalau saya meminta dipisah antara PKn dengan penanaman dan pengamalan nilai-nilai pancasila, ini harus pelajaran sendiri. Terutama pada jenjang pendidikan dasar, yakni SD dan SMP," tukas dia.

    Untuk menjalankan wacana ini, Kemendikbud mengaku masih perlu menyusun payung hukum berupa peraturan pemerintah.

    "Semakin cepat [dilaksanakan] semakin baik, ya diusahakan [bisa diterapkan] tahun depan. Ini masih dikaji. Karena ada PP yang mengatur, maka itu PP-nya masih dikaji," sambung dia lagi.

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2018 memunculkan wacana kembali memasukkan mata pelajaran PMP untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila sejak dini di lingkungan sekolah.

    Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano menerangkan mata pelajaran PMP bisa digunakan untuk melawan paham-paham radikalisme yang sedang marak tumbuh di Indonesia.

    "PMP kita akan kembalikan lagi karena ini banyak yang harus dihidupkan kembali, bahwa Pancasila ini luar biasa buat bangsa kita, itu mungkin yang akan kita lakukan," katanya usai menghadiri upacara peringatan hari guru di gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin (26/11). (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Mendikbud Targetkan PMP Kembali Diajarkan Tahun Depan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemerintah Lobi Arab Izinkan Jemaah yang Terlanjur Berangkat
    02 Rakorda 2020, BKKBN Riau siap sukseskan Banggakencana
    03 Mahasiswa dan HMI Kota Dumai Bantu Padamkan Karhutla
    04 Walikota targetkan tahun Depan MPP ADminduk Layani 2500 Kunjungan per Hari
    05 Balai Pelestarian Cagar Budaya Meninjau 5 Cagar BUdaya di Pekanbau
    06 Rencana Serah Terima Gedung Mapolda yang Baru, Tergantung Kesiapan Polda Riau
    07 5 Cara Tidur Nyenyak saat Hidung Tersumbat
    08 Efek Virus Corona, German Open 2020 Dibatalkan
    09 Kemenag Minta Penjelasan Saudi Soal Visa Umrah Disetop
    10 Titik Panas di Riau Mencapai 43 Titik
    11 BI Provinsi Riau Gelar Workshop Onboarding Bagi UMKM
    12 Kantor Wilayah DJP Riau Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan ke Kejaksaan
    13 Gubri akan Evaluasi Kepala Sekolah SMA dan SMK
    14 Wali Kota Putuskan Tetap Lanjutkan Pembongkaran TPS Pasar Sukaramai
    15 Alasan Mengapa Corona Belum Disebut Pandemi
    16 Olimpiade Tokyo 2020 Terancam Batal karena Virus Corona
    17 Fokus Visi Misi Jokowi, Tito Abaikan Isu Reshuffle
    18 Komit Tindaklanjuti MoU, Unilak Gelar Pelatihan Relawan Karhutla
    19 Bawaslu RI Luncurkan Indeks Kerawanan Pilkada 2020
    20 BMKG Sebut Tidak Ada Potensi Hujan Hari Ini
    21 PSSI Akan Bentuk Tim Keamanan Khusus untuk Timnas Indonesia
    22 Menkes: WNI di Diamond Princess Positif Corona Dirawat Jepang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau