Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memastikan akan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait re" />
 
 
MPR Ingin Amendemen UUD 1945 Didukung Rakyat Sepenuhnya
Rabu, 09-10-2019 - 10:35:55 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo. (kompas.com)
TERKAIT:
 
  • MPR Ingin Amendemen UUD 1945 Didukung Rakyat Sepenuhnya
  •  

    JAKARTA  -- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memastikan akan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait rencana amendemen UUD 1945. 

    "Kita masih membuka ruang kepada publik, masyarakat, stakeholder, supaya nanti apapun yang kita putuskan di MPR memang didukung sepenuhnya oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019) seperti dilansir dari kompas.com. 

    Ketika ditanya apakah amendemen betul-betul hanya sebatas kewenangan MPR RI menetapkan GBHN serta tidak melebar ke menempatkan MPR RI sebagai lembaga tinggi negara sehingga kepala negara merupakan mandataris MPR RI, ia enggan menanggapinya. 

    Politikus Partai Golkar itu hanya memastikan, MPR RI tidak akan tergesa-gesa membahas amendemen konstitusi negara itu. 

    "MPR saya pastikan tidak akan grasah-grusuh. Kami akan cermat karena setiap keputusan MPR menyangkut konstitusi itu punya implikasi luar biasa bagi masa depan rakyat kita," kata Bambang. 

    Kekhawatiran bahwa amendemen konstitusi akan melebar, salah satunya diungkapkan oleh Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani. 

    Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan pembahasan juga akan mencakup ketentuan lain, misalnya terkait kedudukan MPR lebih tinggi dari presiden dan ketentuan pemilihan presiden oleh MPR. 

    "Sebagai sebuah kemungkinan atau kekhawatiran bahwa itu bisa melebar ke kanan ke kiri, saya kira bisa," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2019). 

    "Karena istilahnya begitu GBHN diamandemen menjadi sebuah ketetapan MPR dan masuk dalam UUD, maka kemudian ada sisi lain yang harus dipertimbangkan," tutur dia. 

    Kekhawatiran Gerindra itu pun tersirat dalam pernyataan Fraksi Partai Nasdem. 

    Ketua Fraksi Partai Nasdem di MPR RI Johnny G. Plate berpendapat bahwa amendemen UUD 1945 harus dibahas secara komprehensif. Pasalnya, konstitusi negara Indonesia tidak mengenal istilah amandemen terbatas. 

    Oleh sebab itu, pembahasan amendemen seharusnya tak hanya terbatas pada kewenangan MPR menentukan haluan negara, melainkan juga terkait masa jabatan presiden. 

    "Haluan negara tujuannya untuk apa? Supaya konsistensi pembangunan. Konsistensi pembangunan juga terikat dengan eksekutifnya. Masa jabatan presiden juga berhubungan. Nanti perlu didiskusikan semuanya," ujar Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2019). 

    Plate menilai, penerapan kembali GBHN akan memengaruhi kedudukan dan struktur serta masa jabatan lembaga eksekutif, yakni presiden. Apalagi, saat ini telah muncul berbagai pendapat dari masyarakat terkait perubahan masa jabatan presiden. 

    Ada yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun dalam satu periode. Ada pula yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi empat tahun dan dapat dipilih lagi sebanyak tiga kali. Usul lain, masa jabatan presiden menjadi lima tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak tiga kali. 

    "Itu harus didiskusikan. Jadi mendalaminya harus komprehensif tidak sepotong-potong," kata Plate. (KC)



     
    Berita Lainnya :
  • MPR Ingin Amendemen UUD 1945 Didukung Rakyat Sepenuhnya
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 JK: Selamat Bekerja untuk Menteri yang Lanjut Bersama Jokowi
    02 Sempat Tukar Motor, Rossi Puas Hasil FP2 MotoGP Jepang
    03 Beda Efektivitas Sabun dan Hand Sanitizer untuk Bunuh Kuman
    04 Pemko Berikan Surat Dukungan Calon Investor Dari Korea
    05 Perizinan Lengkap. SMK Dirgantara Riau Gencarkan Sosialisasi
    06 Pemprov Riau ajak Semua Pihak Satukan Persepsi Soal Blok Rokan
    07 Tim Pansel BRK Hanya Terima Berkas Pelamar Yang Ada Cap Pos
    08 Jokowi Disebut Tak Tandatangani UU KPK Baru
    09 Popularitas Cristiano Ronaldo Dongkrak Pendapatan Juventus, Capai Rp927 Miliar
    10 BMKG Ingatkan Masyarakat Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
    11 PKB Risau Gerindra, Demokrat, PAN Bikin Gaduh Koalisi
    12 4 Petinju Meninggal dalam 4 Bulan
    13 Disdukcapil Mulai Bagikan Kartu Identitas Anak
    14 Walikota Instruksikan Kepala OPD Sukseskan Pawai Budaya Pengukuhan Presiden RI
    15 Jaksa Agung Himbau Masyarakat Jaga Situasi Kondusif Jelang Pelantikan Presiden
    16 Jaksa Agung Resmikan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau
    17 5 Daftar Sayur Paling Sehat untuk Konsumsi Harian
    18 Panglima TNI: Pengamanan Pelantikan Presiden Dimulai Hari Ini
    19 Pengamat: Jangan Ada Kesan PSSI Terlalu Butuh Milla
    20 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
    21 Moeldoko Sebut Jokowi Langsung Umumkan Kabinet Usai Dilantik
    22 Taklukkan Malaysia, Ahsan/Hendra ke Babak Kedua Denmark Open
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau