Pemerintah Buka Opsi TNI-Polri Jadi Penjabat Gubernur
Jumat, 24-09-2021 - 10:48:00 WIB
Ilustrasi TNI dan Polri ikut pilkada 2024.
TERKAIT:
 
  • Pemerintah Buka Opsi TNI-Polri Jadi Penjabat Gubernur
  •  

    JAKARTA -- Pemerintah tidak menutup opsi penunjukan perwira tinggi TNI dan Polri sebagai penjabat (Pj) kepala daerah menjelang Pilkada Serentak 2024. Pernyataan itu merespons ahli yang menyebut Pj. kepala daerah tidak boleh berasal dari TNI dan Polri.

    Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benni Irwan mengatakan pihaknya selalu bersandar pada peraturan perundang-undangan. Jika penunjukan TNI-Polri diperbolehkan undang-undang, Kemendagri bisa saja mengambil opsi itu.

    "Yang paling utama adalah kita memperhatikan aturan. Bagaimana diatur, baik oleh undang-undang, peraturan pemerintah, itu yang kita lakukan terlebih dahulu," kata Benni saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Kamis (24/9).

    Benni menyampaikan pemerintah beberapa kali menunjuk perwira TNI-Polri sebagai penjabat kepala daerah. Misalnya, saat menunjuk Mayjen TNI Soedarmo sebagai Pj. Gubernur Aceh dan Irjen Carlo Tewu sebagai Pj. Gubernur Sulawesi Barat.

    Menurut Benni, penunjukan keduanya sesuai aturan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Dua orang itu adalah pejabat pimpinan tinggi madya di Kemendagri dan Kemenko Polhukam.

    "Kemungkinan-kemungkinan seperti itu menjadi pertimbangan jika kita melihat kondisi daerah yang memang memerlukan seperti itu," tutur Benni.

    Benni memastikan pihaknya memilih penjabat kepala daerah sesuai aturan perundang-undangan. Kemendagri juga akan mempertimbangkan kebutuhan setiap wilayah dalam penunjukan penjabat kepala daerah.

    "Sebelum Pak Menteri menyampaikan ke Presiden, tentu segala pertimbangan sudah diperhatikan, terutama aturan main dan kondisi wilayah," ujarnya.

    Mulai 2022, pemerintah pusat akan menunjuk penjabat kepala daerah untuk memimpin 271 daerah. Hal itu dilakukan karena tidak ada pilkada hingga penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.

    Sebanyak 24 provinsi akan dipimpin oleh ASN pejabat pimpinan tinggi madya. Penjabat gubernur akan diusulkan mendagri dan ditetapkan oleh presiden.

    Sementara itu, ada 241 kabupaten/kota yang dipimpin ASN pejabat pimpinan tinggi pratama. Penjabat bupati/wali kota diusulkan gubernur dan ditetapkan mendagri.

    Pakar otonomi daerah Djohermansyah Djohan berpendapat penjabat kepala daerah tak boleh berasal dari TNI dan Polri.Djohermansyah mengatakan penjabat gubernur, bupati, dan wali kota berasal dari kalangan ASN.

    "Aturan main undang-undang jelas, kekosongan itu diisi ASN. Kalau polisi dan tentara bukan ASN. Nanti orang bisa berpikir ini ada dwifungsi lagi," ujar Djohermansyah saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (22/9). (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemerintah Buka Opsi TNI-Polri Jadi Penjabat Gubernur
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01
    02 KPU Riau dan Bupati Kabupaten Siak Tandatangani Kesepakatan Bersama
    03 Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau Hari Ini
    04 Temukan Pelanggaran Jukir, Dishub Imbau Lapor ke Nomor Pengaduan
    05 SPN Polda Riau Gelar Vaksinasi dan Berikan Sembako Kepada Masyarakat di Kampar
    06 Pasien Covid-19 di Pekanbaru Terus Menurun
    07 Kapolda Ajak Untuk Jadikan Riau Lebih Baik
    08 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Malam Nanti
    09 Indikator Vaksinasi Sudah Terpenuhi Menuju PPKM Level 1
    10 Dinas PUPR Koordinasi dengan Pengembang Bahas IPAL
    11 ACT Riau Bersama Komunitas 100Juta Hadirkan Humanity Food Bus di Pekanbaru
    12 Jokowi Minta PCR Rp300 Ribu, Kemenkes Hitung Ulang
    13 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Pada Dini Hari
    14 Walikota Ingatkan Pelaku Usaha dan Rumah Ibadah Disiplin Prokes
    15 Capaian Vaksinasi Masyarakat Umum di Kota Pekanbaru Sebanyak 78 Persen
    16 Pemerintah Sebut Kepatuhan Prokes di Sejumlah Daerah Menurun
    17 Awal Pekan, Hujan Masih Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    18 Inilah Daerah Persentase Vaksinasi COVID-19 Tertinggi di Riau
    19 Ahli Epidemiologi : Satgas Covid-19 di Sekolah Harus Bekerja Maksimal
    20 Sandiaga Uno: Festival Pulau Rupat Riau Masuk KEN 2021, Ini Eventnya
    21 Kapolri: Sebagai Gerbang Terakhir Tolong Disiplin
    22 Lahan Tol Pekanbaru - Bangkinang yang Belum Dibebaskan Tinggal 750 M
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau