Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Gunakan PeduliLindungi
Kamis, 23-09-2021 - 09:25:44 WIB
Ilustrasi PeduliLindungi.
TERKAIT:
 
  • Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Gunakan PeduliLindungi
  •  

    JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 mewajibkan pelaku perjalanan dalam negeri untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai pengganti persyaratan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

    Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito mengatakan, hal itu seperti yang tercantum dalam addendum Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

    "Maksud addendum surat edaran ini adalah untuk mencabut ketentuan untuk melampirkan STRP dan menambahkan ketentuan bagi setiap pelaku perjalanan dalam negeri, serta semua operator moda transportasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi," kata Ganip pada Senin (20/9).

    Dia menjelaskan, addendum itu bertujuan untuk memantau, mengendalikan, dan mengevaluasi situasi Covid-19 melalui penggunaan PeduliLindungi untuk memeriksa hasil test RT-PCR atau swab antingen yang negatif dan sudah melakukan vaksinasi.

    Sesuai keputusan hasil rapat koordinasi terbatas tingkat menteri pada Selasa (31/9), diperlukan penyesuaian mekanisme pengendalian terhadap perjalanan orang dalam negeri guna menindaklanjuti perkembangan situasi penanganan Covid-19.

    Adapun penyesuaian yang dimaksudkan adalah terkait pelaku perjalanan rutin dengan moda transportasi darat, baik kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/ kawasan agloerasi perkotaan yang dikecualikan dari persyaratan menunjukkan STRP atau surat tugas dan/atau surat keterangan perjalanan Iainnya.

    Dalam addendum tersebut juga ditambahkan beberapa ketentuan, antara lain bahwa setiap pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

    "Setiap operator moda transportasi diwajibkan menggunakan PeduliLindungi untuk memeriksa hasil test RT-PCR atau swab antingen yang hasilnya menunjukkan negatif dan sudah melakukan vaksinasi dosis pertama atau dosis lengkap bagi setiap pelaku perjalanan dalam negeri sewaktu melakukan check-in," kata Ganip.

    Ganip menambahkan, addendum tersebut berlaku sejak Sabtu (7/9) sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari kementerian/lembaga terkait. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Gunakan PeduliLindungi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01
    02 KPU Riau dan Bupati Kabupaten Siak Tandatangani Kesepakatan Bersama
    03 Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau Hari Ini
    04 Temukan Pelanggaran Jukir, Dishub Imbau Lapor ke Nomor Pengaduan
    05 SPN Polda Riau Gelar Vaksinasi dan Berikan Sembako Kepada Masyarakat di Kampar
    06 Pasien Covid-19 di Pekanbaru Terus Menurun
    07 Kapolda Ajak Untuk Jadikan Riau Lebih Baik
    08 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Malam Nanti
    09 Indikator Vaksinasi Sudah Terpenuhi Menuju PPKM Level 1
    10 Dinas PUPR Koordinasi dengan Pengembang Bahas IPAL
    11 ACT Riau Bersama Komunitas 100Juta Hadirkan Humanity Food Bus di Pekanbaru
    12 Jokowi Minta PCR Rp300 Ribu, Kemenkes Hitung Ulang
    13 Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan Pada Dini Hari
    14 Walikota Ingatkan Pelaku Usaha dan Rumah Ibadah Disiplin Prokes
    15 Capaian Vaksinasi Masyarakat Umum di Kota Pekanbaru Sebanyak 78 Persen
    16 Pemerintah Sebut Kepatuhan Prokes di Sejumlah Daerah Menurun
    17 Awal Pekan, Hujan Masih Berpotensi Terjadi Pada Beberapa Wilayah di Riau
    18 Inilah Daerah Persentase Vaksinasi COVID-19 Tertinggi di Riau
    19 Ahli Epidemiologi : Satgas Covid-19 di Sekolah Harus Bekerja Maksimal
    20 Sandiaga Uno: Festival Pulau Rupat Riau Masuk KEN 2021, Ini Eventnya
    21 Kapolri: Sebagai Gerbang Terakhir Tolong Disiplin
    22 Lahan Tol Pekanbaru - Bangkinang yang Belum Dibebaskan Tinggal 750 M
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau