Presiden Minta Pemda Siapkan Tempat Isolasi dan Rumah Sakit Cadangan di Daerah
Selasa, 20-07-2021 - 12:18:00 WIB
Ilustrasi: Pemprov Riau telah menyediakan fasilitas isolasi Asrama Haji Riau, di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru.
TERKAIT:
 
  • Presiden Minta Pemda Siapkan Tempat Isolasi dan Rumah Sakit Cadangan di Daerah
  •  

    PEKANBARU -- Penyiapan tempat-tempat isolasi terpusat untuk pasien COVID-19 bergejala ringan maupun tanpa gejala merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan di daerah, terutama di wilayah padat penduduk. Tanpa adanya tempat isolasi terpusat, kecepatan penularan COVID-19 di wilayah padat penduduk tersebut diyakini bisa terjadi semakin cepat dan masif.

    Hal tersebut menjadi salah satu poin arahan Presiden Jokowi kepada kepala daerah se-Indonesia yang dilakukan melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (19/07/2021).

    “Penyiapan rumah isolasi terutama untuk yang bergejala ringan. Kalau bisa, ini sampai di tingkat kelurahan atau desa, ini akan lebih baik. Kalau tidak, paling tidak, ada isolasi terpusat di tingkat kecamatan terutama ini untuk kawasan-kawasan yang padat, utamanya di kota-kota, ini harus ada. Karena cek lapangan yang saya lakukan untuk kawasan-kawasan padat, [rumah berukuran] 3×3 [meter] dihuni oleh empat orang. Saya kira ini kecepatan penularan akan sangat masif, kalau itu tidak disiapkan isolasi terpusat di kelurahan itu atau paling tidak di kecamatan,” ujarnya.

    Selain itu, Presiden juga meminta kepala daerah untuk merencanakan dan menyiapkan rumah sakit daerah, termasuk rumah sakit cadangan dan rumah sakit darurat. Hal tersebut perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan sehingga kapasitas rumah sakit penuh.

    “Paling tidak kita memiliki – di dalam perencanaan itu – bagaimana kalau rumah sakit itu penuh. Jangan [rumah sakit] sudah penuh baru menyiapkan. Akan terlambat,” imbuhnya.

    Presiden juga meminta agar para kepala daerah rajin turun ke lapangan untuk mengontrol langsung kondisi di lapangan, terutama menyangkut ketersediaan obat hingga kecukupan pasokan oksigen. Selain itu, para kepala daerah juga diminta untuk terus memantau kapasitas rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di setiap rumah sakit sehingga bisa dioptimalkan untuk penanganan pasien COVID-19.

    “Saya lihat beberapa daerah, rumah sakit masih memasang angka 20 atau 30 persen dari kemampuan bed yang ada. Lha ini bisa dinaikkan. Bisa 40 [persen] atau seperti di DKI Jakarta sampai ke 50 [persen] yang didedikasikan kepada [pasien] COVID-19. Ini kepala daerah harus tahu, jadi kapasitas berapa dan harus diberikan kepada [pasien] COVID-19 berapa. Kalau ndak, nanti kelihatan rumah sakitnya BOR-nya sudah tinggi banget padahal yang dipakai baru 20 persen. Banyak yang seperti itu,” paparnya.

    Selanjutnya, Presiden juga menyoroti soal percepatan belanja daerah dan percepatan bantuan sosial, terutama yang berkaitan dengan bantuan UMKM, dana bantuan sosial, dan Dana Desa. Berdasarkan data yang diterima Presiden, anggaran UMKM untuk seluruh daerah ada Rp13,3 triliun, sementara yang tersalurkan baru Rp2,3 triliun.

    “Padahal kita sekarang ini butuh sekali. Rakyat butuh sekali. Rakyat menunggu. Sehingga saya minta ini agar segera dikeluarkan. Perlindungan sosial ada anggaran – di catatan saya – Rp12,1 triliun. Realisasi juga baru Rp2,3 triliun. Belum ada 20 persen semuanya. Padahal rakyat menunggu ini,” sambungnya.

    Demikian halnya dengan Dana Desa di mana jumlah totalnya mencapai Rp72 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp28 triliun dipergunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Tetapi realisasi yang sudah disalurkan baru mencapai Rp5,6 triliun atau kurang dari 25 persennya.

    “Ini yang saya minta semuanya dipercepat. Sekali lagi, dengan kondisi seperti ini, percepatan anggaran sangat dinanti oleh masyarakat,” tandasnya. (MCR)



     
    Berita Lainnya :
  • Presiden Minta Pemda Siapkan Tempat Isolasi dan Rumah Sakit Cadangan di Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Antisipasi Lonjakan Kasus Corona, Riau Siapkan Rumah Sakit Darurat dan Rumah Oksigen
    02 Surat Edaran Gugus Tugas Pemko Pekanbaru Memuat 17 Pedoman PPKM Level IV
    03 PPKM Level IV Diperpanjang Hingga 9 Agustus
    04 Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
    05 PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali Dilanjutkan
    06 Demokrat Riau Laporkan Wamendes PDTT ke Polda Riau
    07 Kunjungan di MPP Alami Penurunan
    08 Ringankan Beban Masyarakat, Korem 031 Wira Bima Inisiasi Dapur Lapangan
    09 Perpanjangan PPKM, Riau Tunggu Aturan Resmi Pemerintah Pusat
    10 Gubernur Riau minta Jajaran Satgas Karhutla agar selalu Waspada
    11 Tinjau Isoter Asrama Haji, Kapolda Riau : Tetap Semangat Ini Tugas Yang Mulia
    12 Kapolda Riau Mengajak Semua Pihak Bangun Untuk Bersama Gerakkan Ekonomi
    13 Kapolda Riau : Kolaborasi dan Sinergi Mampu Tangani Covid-19
    14 Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pajak Daerah untuk Pemulihan Ekonomi
    15 Yuk Manfaatkan Layanan Online Disdukcapil Pekanbaru
    16 Polri Peduli Negeri, Polda Bersama BEM Se Riau Gelar Baksos Di Rumbai
    17 1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong Tiba di Indonesia
    18 Pantang Pulang Sebelum Padam! Tim Satgas Karhutla Riau Berjibaku Blokade Api
    19 Pesawat Tempur F-16 TNI AU Patroli Pulau Terluar Selat Malaka dan Karimata
    20 Lagi, Polda Riau Musnahkan Ratusan Kilogram Shabu Dan Ribuan Butir Pil Ektasi
    21 Satgas Covid Masih Dapati Sekolah Swasta Belajar Tatap Muka
    22 Satgas Covid Denda 4 Tempat Usaha
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau