Kapolri Tegaskan Akan Menindak Tegas Siapapun Yang Melanggar Ketertiban Umum
Jumat, 04-12-2020 - 10:12:00 WIB

TERKAIT:
 
  • Kapolri Tegaskan Akan Menindak Tegas Siapapun Yang Melanggar Ketertiban Umum
  •  

    JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakat (ormas) yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia. 

    Hal tersebut disampaikan Idham terkait upaya penghadangan terhadap aparat kepolisian oleh Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. 

    "Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan  sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Idham dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

    Jenderal bintang empat itu meminta kepada seluruh stakeholder ataupun ormas sekalipun harus patuh dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia. 

    Menurutnya, ancaman pidana diatur dengan jelas untuk pihak-pihak yang mencoba menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia. 

    "Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalang petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," ujar Idham.

    Disisi lain, Idham memastikan, Polri akan mengusut tuntas kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yaitu dalam hal ini adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di beberapa acara yang dihadiri Rizieq. 

    "Polri selalu mengedepankan azas Salus Populi Suprema Lex Exto atau Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi," tandas mantan Kepala Bareskrim Polri ini. 

    Sekadar diketahui, Polri sedang melakukan penyidikan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara Rizieq sebagaimana tertuang dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan berbunyi: Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

    Sementara Pasal 216 ayat (1) KUHP menyebutkan, Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barangsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

    Sebagaimana diketahui Pasal 160 KUHP sendiri berbunyi bahwa 'Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasarkan ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500. (JG)



     
    Berita Lainnya :
  • Kapolri Tegaskan Akan Menindak Tegas Siapapun Yang Melanggar Ketertiban Umum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Waspada, Ini Daerah Rawan Banjir dan Tanah Longsor di Riau
    02 Minggu Pertama Februari, Sekolah Tatap Muka Hanya untuk SMP Negeri
    03 Wali Kota: Sudah Ada Pengelola Angkutan Sampah Akhir Februari Nanti
    04 Pencairan BPUM di BRI Dapat Dilakukan Hingga Januari 2021
    05 5 Rekomendasi Piring Cantik yang Sedang Naik Daun
    06 Paredes: PSG Sudah Beri Rayuan, Kini Terserah Messi
    07 PPKM Jawa Bali Jilid II Resmi Berlaku Hari Ini
    08 Hujan Ringan Hingga Lebat Berpotensi Terjadi di Riau Hari Ini
    09 Resmi Dilantik, Achizul Hendri Nahkodai KADIN Pekanbaru
    10 Belajar Tatap Muka Siswa SMA/SMK di Riau Sudah Berjalan Sesuai Aturan
    11 BUMD Jabar Ikut Kelola Blok Rokan
    12 Ketua DPRD Pekanbaru Siap Bersinergi dengan JMSI Riau
    13 Dimulai Februari, Pembelajaran Tatap Muka Hanya Dua Jam
    14 Razia Penegakan Perwako 130, Tim Gabungan Jaring 37 Pelanggar
    15 Alasan Makan Perlahan Bisa Turunkan Berat Badan
    16 Man Utd vs West Ham di Babak Kelima Piala FA
    17 Catatan Perludem Revisi UU Pemilu Mendesak Dilakukan
    18 Siang Hingga Malam, Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Hujan
    19 Kadis Kominfotik: Peran Amatir Radio Sangat Dibutuhkan Saat Bencana
    20 Mesut Ozil Resmi Jadi Pemain Fenerbahce
    21 Jokowi Minta Implementasi Pertahanan di Pulau-pulau Besar
    22 SUN Serahkan Mesin Pembuat Pakan Ikan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau