Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mewanti-wanti pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk berhati" />
 
 
SBY Wanti-wanti Jokowi Gunakan Anggaran Corona Rp405 T
Rabu, 08-04-2020 - 22:52:37 WIB
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai pembahasan dan penggunaan Rp405,1 T untuk corona perlu melibatkan DPR.
TERKAIT:
 
  • SBY Wanti-wanti Jokowi Gunakan Anggaran Corona Rp405 T
  •  

    JAKARTA -- Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mewanti-wanti pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran penanganan dampak ekonomi virus corona (Covid-19) sebesar Rp405,1 triliun.

    Diketahui, pemerintah menerbitkan Perppu No. 1 Tahun 2020 tentang anggaran penanggulangan virus corona serta dampak sosial dan ekonominya. Dari Perppu itu, SBY menilai pembahasan anggaran penanganan corona menjadi kewenangan pemerintah atau tidak harus dibahas dengan DPR.

    "Kalau hal itu benar adanya, saya menyarankan pemerintah perlu berhati-hati. Pastikan aturan itu tidak bertentangan dan melanggar konstitusi negara," kata SBY lewat akun Facebook pribadinya, Rabu, (8/4) siang.


    Menurutnya, jangan sampai pemerintah melakukan tindakan yang inkonstitusional. DPR selaku mitra pemerintah juga perlu hati-hati jika akhirnya membenarkan aturan ini dengan menyetujui Perppu No 1 Tahun 2020.

    Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menambahkan, pembahasan anggaran seharusnya tidak dilakukan satu pihak. Pasalnya, hal itu berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang.

    "Jangan sampai kewenangan (power) untuk mengelola keuangan negara ini berada di satu tangan. Ingat 'power tends to corrupt', dan 'absolute power tends to corrupt absolutely'. Kekuasaan yang sangat besar sangat mungkin disalahgunakan," tulis SBY.

    "Juga diingatkan bahwa 'power must not go unchecked', dan 'power must be checked by another power'. Inilah yang mendasari prinsip 'checks and balances' di antara eksekutif, legislatif dan yudikatif," lanjut dia.

    SBY tetap menganggap ideal jika penggunaan anggaran penanggulangan corona turut melibatkan DPR. Misalnya lewat APBN Perubahan.

    Jika pemerintah takut berbelit-belit sehingga memakan waktu, SBY mengatakan tetap ada solusinya. Suasana darurat corona bisa dijadikan alasan.

    Pemerintah dan DPR bisa menyetujui agar APBNP dirampungkan selekas mungkin. SBY yakin semua fraksi tidak keberatan karena memang kondisi saat ini terbilang darurat.

    "Pembahasan APBNP tersebut dilakukan dengan cepat. Sama atau lebih cepat dengan jangka waktu persetujuan DPR RI terhadap Perppu (1 bulan) yang dikeluarkan pemerintah," kata SBY.

    Misalnya, dalam 2 minggu pembahasan harus selesai. Hal itu sangat dimungkinkan," tambahnya. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • SBY Wanti-wanti Jokowi Gunakan Anggaran Corona Rp405 T
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Indra Sjafri Salut Shin Tae Yong Rela Potong Gaji 50 Persen
    02 Akomodasi Protokol Covid-19, Anggaran Pilkada 2020 Ditambah
    03 Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Untuk Produktif Di Tengah Pandemi Covid-19
    04 Jelang Perwako Rampung, Pergerakan Masyarakat Ikuti Aturan Kementerian Teknis
    05 Sejumlah Gerai di MPP Pekanbaru Kembali Buka Layanan Tatap Muka
    06 Penghentian Pelayanan Perpajakan Melalui Tatap Muka DJP Riau Diperpanjang
    07 Kenali Beda Susu Sapi dan Susu Kambing
    08 Rins Disebut Bisa Akhiri Dominasi Marquez di MotoGP
    09 Isi Lengkap Fatwa MUI Salat Jumat Dua Gelombang Tidak Sah
    10 BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
    11 Lima Pemain Barcelona Diklaim Positif Virus Corona
    12 Biro Haji Khusus Minta Kemenag Duduk Bareng Cari Solusi
    13 Posko Cek Poin Dilima Perbatasan Diperpanjang
    14 4 Hari tak Ada Kasus Positif Covid-19, Jubir: Perketat Protokol Kesehatan
    15 Hasil Swab 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Negatif Corona
    16 Pemko Gelar Rapid Test Massal Gratis di 2 Tempat
    17 Cara Aman Jaga Diri dari Virus Corona Saat Kerja di Kantor
    18 Jadwal Lengkap Liga-liga Eropa Kembali Dimulai
    19 Ibadah Haji 2020 Ditiadakan
    20 Hujan Akan Mengguyur Wilayah Riau Pada Sore Hingga Dini Hari
    21 MU Resmi Perpanjang Kontrak Ighalo hingga 2021
    22 Ibu Kota Pindah, Penajam Paser Utara Kebanjiran Penduduk Baru
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau