Korupsi
Ditangkap KPK, Partai Nasdem Ogah Beri Bantuan Hukum kepada Bupati Cianjur
Kamis, 13-12-2018 - 10:32:18 WIB
Irvan Rivano Muchtar
TERKAIT:
 
 

JAKARTA - Partai NasDem menegaskan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) terkait kasus dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018 yang menjeratnya.

Apalagi yang bersangkutan telah mengundurkan diri sebagai Ketua DPW Garda Pemuda NasDem. "Kita tidak ikut campur lagi karena yang bersangkutan sudah mundur," kata Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago, Kamis (13/12/2018).

Hal ini, tambah Irma, sesuai dengan kebijakan partai terkait kader yang terlibat kasus korupsi harus mengundurkan diri dari jabatannya di Parta Nasdem.

Selain Irvan, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya yakni, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Cianjur, Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin, dan Kakak Ipar Bupati Cianjur, Tubagus Cepy Sethiady.

Bupati Cianjur bersama Rosidin dan Cecep Sobandi diduga telah meminta atau memotong pembayaran terkait DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018 sebesar 14,5 persen dari total nilai uang Rp46,8 Miliar. Bupati Irvan sendiri diduga telah menerima fee 7 persen dari alokasi dana pendidikan tersebut.

Bupati Cianjur diduga menggunakan jasa Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Cianjur berinisial R dan bendaharanya berinisial T untuk menagih fee dari DAK Pendidikan pada sekira 140 Kepala Sekolah di Cianjur yang mendapat dana alokasi khusus pendidikan.

Sedangkan, Kakak Ipar Bupati Cianjur Tubagus Cepy berperan menjadi perantara dalam pemberian transaksi dari para kepala sekolah untuk Bupati Cianjur. Sebab, para kepala sekolah sudah mengenal Cepy sebagai orang kepercayaan Bupati Cianjur. Namun, Cepy hingga saat ini masih melarikan diri.

Atas perbuatanya, Irvan, Cecep, Rosidin, dan Tubagus Cepy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f atau huruf e atau Pasal 12 huruf B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.***



 
Berita Lainnya :
  • Ditangkap KPK, Partai Nasdem Ogah Beri Bantuan Hukum kepada Bupati Cianjur
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kebiasaan Buruk yang Membuat Jantung Rusak
    02 Jokowi Minta Doa, Hujan Buatan di Sumatera dan Kalimantan Turun Hari Ini
    03 Zohri Siap Bertanding di Qatar
    04 Titik Api Cenderung Turun Namun Asap Kian Terasa Pekat
    05 Jokowi: Status Asap Karhutla di Riau Siaga Darurat
    06 Klasemen Kualifikasi Piala Asia U-16: Indonesia Tempel China
    07 Gubernur Syamsuar Temui Mahasiswa Pengunjukrasa Karhutla
    08 Rumah Singgah MPP Pekanbaru Mulai Difungsikan
    09 Pemko Pekanbaru Dirikan 42 Rumah Singgah dan Posko Peduli Kabut asap
    10 Pemko Pekanbaru Terus Perpanjang Libur Sekolah
    11 7 Cara Agar Rumah Aman dari Bahaya Kabut Asap
    12 DPR Ketok Palu Sahkan Batas Usia Pernikahan 19 Tahun
    13 Kirim 26 Atlet di Kejuraan Dunia Junior, PBSI Bidik Dua Gelar
    14 Potensi Hujan Belum Tampak, Asap Masih Selimuti Riau
    15 Hasil MotoGP San Marino: Marquez Kalahkan Quartararo
    16 Penyengat Ditetapkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia
    17 TNI Kerahkan Drone 24 Jam Pantau Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau
    18 Ganda Putri Indonesia Della/Rizki Juara Vietnam Open 2019
    19 Dampak Kabut Asap, Pemerintah Provinsi Riau Buka Posko Kesehatan dan Rumah Singgah
    20 BMKG: Hujan Buatan Redam Karhutla Terjegal Langit Tak Berawan
    21 Rossi dan Marquez Ribut di Kualifikasi MotoGP San Marino
    22 Atasi Karhutla, Panglima TNI Tambah Kekuatan Personel dan Pesawat ke Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau